PosKupang/
Home »

Video

Pilgub NTT

VIDEO: KPU NTT Gelar Pleno Penyerahan Syarat Dukungan Balon Perseorangan

Tim dari Bagaisar-Nahak tiba di KPU NTT mengantarkan syarat dukungan pada Minggu (26/11/2017) sekitar pukul 23:52 wita.

Laporan Wartawan Pos-Kupang. com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - KPU Provinsi NTT menggelar rapat pleno penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT,  Dr.Christofel Bagaisar - Blasius Bobsen Nahak, S.E .

Bagaisar-Nahak menyerahkan dukungan karena maju dalam pilgub melalui jalur perseorangan.

Tim dari Bagaisar-Nahak tiba di KPU NTT mengantarkan syarat dukungan pada Minggu (26/11/2017) sekitar pukul 23:52 wita.

Tim Bagaisar-Nahak membawa 16 kardus berisi syarat dokumen. Mereka diterima Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe didampingi empat ‎komisioner, Yosafat Koli, Thomas Dohu, Theresia Siti dan Gasim serta Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi dan seluruh jajaran sekretariat KPU NTT.

Saat pleno dibuka, Maryanti meminta agar tim menyampaikan hal-hal yang merupakan syarat dukungan dari Bagaisar-Nahak.

Baca: Peradi Ditunjuk Sebagai Kuasa Hukum BPN Malaka

Maryanti mengatakan, dokumen atau berkas yang diterima bertuliskan dukungan yang diserahkan ‎sebanyak 291.666 dukungan.

Sebelum Maryanti meminta agar dokumen itu dibuka untuk dihitungan, ia meminta pendapat dari anggota komisioner. Dari empat anggota, Thomas Dohu meminta agar tim membuka untuk memastikan syarat tersebut apakah sudah sesuai dengan urutan-urutan.

Theresia Siti, Yosafat Koli dan Gasim mengatakan, sesuai fakta syarat dukungan atau dokumen yang disampaikan, KPU NTT tentu tidak dapat melanjutkan proses atau tidak bisa dilanjutkan.

Maryanti kemudian meminta tim untuk memastikan ‎apakah dukungan yang ada sesuai dengan dokumen atau tidak, tim mengatakan sudah sesuai.

Maryanti meminta agar ada kejujuran dari tim sehingga proses bisa berjalan dengan baik. "Tolong jujur sampaikan apakah dokumen ini sesuai dengan apa yang disampaikan kepada kami atau tidak. Kami bisa hitung sampai pagi syarat ini, namun kami juga butuh kejujuran dari tim," kata Maryanti.

Dia kemudian meminta Bawaslu NTT untuk memberi pendapat, Jemris Fointuna mengatakan, setelah mendengar penjelasan‎ maka ada beberapa syarat dukungan yang tidak dibawa, karena itu pihaknya menyerahkan kembali ke KPU NTT untuk mengambil keputusan.

Paket ini akhirnya dinyatakan tidak memenuhi syarat setelah pemeriksaan syarat dukungan. (*)

Penulis: oby_lewanmeru
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help