Ini Kritikan Pedas Perwira Polisi Terkait Pertemuan Bakohumas NTT

Untuk mengatasi masalah human trafficking hendaknya melibatkan semua pihak tanpa kecuali

Ini Kritikan Pedas Perwira Polisi Terkait Pertemuan Bakohumas NTT
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Karo Humas Setda NTT, Semuel Pakereng diapit oleh dua pembicara, yakni Bernadeta Usboko (kanan) dan Veronika Ata (kiri) pada acara pertemuan Bakohumas di Hotel Naka, Kamis (30/11/2017)

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pejabat dari Polda NTT, AKBP Nia Pah menyoroti pertemuan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Provinsi NTT.

Dia menilai pertemuan itu diduga hanya untuk menghabiskan anggaran.

Perwira di Polda NTT ini menyampaikan pernyataan ini ketika acara pertemuan Bakohumas di Hotel Naka, Kamis (30/11/2017),

Ketika sesi diskusi, moderator dalam kegiatan itu, Drs. Semuel Pakereng,M.Si memberi kesempatan pada beberapa penanya. Salah satunya Nia Pah.

Nia Pah langsung mengatakan, dirinya tidak begitu respek jika kegiatan ini dilakukan tetapi tidak ada aksi nyata di lapangan.

Nia Pah menyoroti hal ini, setelah mendengar pemateri tentang perdagangan orang/human trafficking dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurut Nia, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta trafficking perlu diatasi secara bersama pleh semua komponen.

"Karena itu, saya lebih setuju ada aksi di lapangan untuk mencegah atau memotong rantai trafficking maupun kasus kekerasan dalam rumah tangga," kata Nia.

Mantan Kabid Humas Polda NTT ini mengakui, masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak kini menjadi perhatian, sehingga dibutuhkan peran serta semua elemen masyarakat. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved