Dikira Bercanda, Ansori Hantam Ibu Kandungnya dengan Pacul Hingga Tewas, Alasannya Sepele

Ansori ketemu saya di jalan dan bercerita bahwa telah membunuh ibunya karena minta uang tidak dikasih

Dikira Bercanda, Ansori Hantam Ibu Kandungnya dengan Pacul Hingga Tewas, Alasannya Sepele
(Thinkstock)
Ilustrasi 

POS-KUPANG.COM - Bahrin kaget bukan kepalang begitu mendengar curahan hati Ansori (33).Tanpa merasa bersalah, tetangga Bahrin itu berujar jika telah menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri.

Sebagai kepala dusun, seketika itu Bahrin langsung berlari memastikan ke rumah ibunda Ansori, Siti Aminah (77).

Benar adanya apa yang diceritakan Ansori, Aminah ditemukan sudah tergeletak tak bernapas di halaman rumahnya, di Dusun Kebangsan, Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Di samping tubuh Aminah terdapat sebuah cangkul yang masih menyisakan bekas darah.

"Kemarin sekitar pukul 10.30 WIB, Ansori ketemu saya di jalan dan bercerita bahwa telah membunuh ibunya karena minta uang tidak dikasih. Saya pikir dia bercanda, ternyata benar," kata Bahrin, Rabu (29/11/2017).

Menurut Bahrin, kejiwaan Ansori tidak stabil.

Kondisi psikisnya mulai terguncang sejak bercerai dengan istrinya.

Bahkan keluarga pernah memeriksakan kejiwaannya ke RSUD Loekmono Hadi Kudus.

"Ansori tinggal serumah berdua dengan ibunya. Sejak ditinggal istrinya, kondisi jiwanya mulai tak normal. Sempat diperiksakan ke RSUD Kudus. Dan bahkan sebelum kejadian pihak keluarga minta surat keterangan desa supaya Ansori dibawa ke rumah sakit jiwa Semarang," ucapnya.

Atas laporan warga saat itu, Ansori langsung diringkus petugas dari Kepolisian Resor Kudus.

Saat ini polisi masih memeriksakan kejiwaan Ansori di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan medis, Aminah menderita luka serius di kepala bagian belakang.

Luka yang diduga akibat hantaman cangkul itulah yang dipastikan menjadi penyebab Aminah tewas.

"Tengkorak kepala belakang pecah diduga akibat dipukul cangkul. Dugaannya, Ansori-lah yang mengakhiri hidup ibunya sendiri itu. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter dan menyelidiki kasus ini," tutur Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning. (Vivi Febrianti)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved