VIDEO: Chris Turu Gembira Negara Akomodir Kepercayaan Marapu

Chris melukiskan keputusan MK itu sebagai jawaban atas doa dan perjuangan dari para rato (kepala suku di Sumba) sejak lama.

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK -- Tokoh masyarakat (Tomas) Loli, Kabupaten Sumba Barat, Chris Turu menyambut gembira keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi Pasal 61 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang mewajibkan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Chris yang ditemui di Loli, Selasa (21/11/2017), menyambut gembira keputusan MK yang memberi ruang kepada penganut aliran kepercayaan termasuk Marapu di Sumba untuk diakomodir dalam kolom agama di KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Baca: PDIP dan PKB Setuju Bangun Monumen Pancasila, Golkar Tidak Berpendapat

Chris melukiskan keputusan MK itu sebagai jawaban atas doa dan perjuangan dari para rato (kepala suku di Sumba) sejak lama.

Chris Turu gembira karena pascakeputusan MK itu, masyarakat Sumba yang menganut Marapu boleh mendapatkan pelayanan yang sama dengan masyarakat Sumba umumnya.

Misalnya, kata Chris, dalam dokumen KTP dan KK yang selama ini biasanya pada kolom agama ditiadakan, kini dapat diisi aliran kepercayaan. Demikian pula pada pelayanan pemerintahan lainnya.

Baca: 16 Parpol Daftar di Lembata, KPUD Segera Lakukan Verifikasi Faktual

Menurutnya, masyarakat Marapu Sumba Barat khususnya dan Sumba umumnya perlu mempersiapkan semua hal dengan baik menyambut pengakuan negara terhadap aliran kepercayaan itu.

Misalnya tata cara perkawinan adat dan tata cara ritual Marapu memuja Sang Pencipta.

Baca: Penampilan Wanita Ini Dianggap Tidak Menarik karena Gendut, Tetapi Kekayaannya Mencengangkan Dunia

Dia juga menyarankan pemerintah agar memfasilitasi pertemuan semua tokoh adat Sumba Barat untuk menyamakan pemahaman seiring pengakuan negara terhadap aliran kepercayaan ini.

Selengkapnya, simak video. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved