Patut Dicontoh! Satker PSPLP NTT Pungut Sampah di Pantai Oesapa

Ini kegiatan dari SatkerSatuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Penyehatan (PSPLP) Provinsi NTT

Patut Dicontoh! Satker PSPLP NTT Pungut Sampah di Pantai Oesapa
Istimewah
Satker PSPLB NTT sedang foto bersama usai membersihkan sampah di Pantai Oesapa,Kupang, Rabu (21/11/2013) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM |KUPANG - Dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-72 Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman(PUPR); Bidang Cipta Karya yang dikoordinir oleh SatkerSatuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Penyehatan (PSPLP) Provinsi NTT memungut sampah di Pantai Oesapa.

Kegiatan pembersihan pantai ini berlangsung pada Selasa (21/11/2017).

Satker PSPLP NTT dalam kegiatan pungut sampah ini bekerja sama dengan Organisasi Taruna Siaga (Tagana), Pramuka (Kwarda), Komunitas Beta NTT, Komunitas Aksi Untuk NTT, Tenggara NTT, Underwater Kupang dan Buku Bagi NTT serta masyarakat setempat.

Koordinator Aksi Bersih Pantai, I Wayan Krisna Wardana mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengkampanyekan Kota Kupang bebas sampah serta menjadikan pantai oesapa sebagai tempat wisata.

"Dengan bermodalkan ratusan kantong sampah dan sarung tangan yang disediakan oleh Satker PSPLP Propinsi NTT, para relawan menyisir di setiap jengkal pantai dan memunguti semuah jenis sampah yang berserakan," kata Krisna.

Dijelaskan, sampah plastik (non-organik) adalah yang paling banyak ditemukan. Sampah itu, antara lain, kemasan makanan, minuman dan sejenisnya tersebar di pantai serta sampah dari limbah pasar dan rumah tangga di buang di dalam drainase yang mana drainase tersebut bermuara ke pantai.

Kondisi ini menyebabkan sampah-sampah tersebut akan dibawah oleh air ketika musim hujan dan menumpuk di tempat umum seperti jalan raya.

"Kegiatan bersih-bersih pantai ini kami lakukan dengan tujuan membantu mengurangi banyaknya sampah yang belum tertanggulangi di Pantai Oesapa Kota Kupang," katanya.

Dengan memulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, akan sangat membantu dalam melestarikan kekayaan alam dan budaya Indonesia.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved