PosKupang/

Warga Dua Dusun Desa Waekokak Masih Konsumsi Air Payau

Ini keluhan warga di Nagekeo terkait dengan kebutuhan air bersih yang masih sulit

Warga Dua Dusun Desa Waekokak Masih Konsumsi Air Payau
Pos Kupang/Adiana Ahmad
Warga Waekokak berjubel mengantre air bersih bantuan Plan Internasional Indonesia Nagekeo beberapa waktu lalu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Sebanyak 900 warga dua dusun di Desa Waekokak masih mengkonsumsi air payau. Dari 80 sumur yang ada di desa itu, hanya delapan sumur yang layak konsumsi.

Kepala Desa Waekokak, Yohanes Sampraja, di Mbay, Selasa (14/11/2017), mengatakan, krisis air bersih merupakan persoalan klasik.

"Krisis air bersih sudah terjadi sejak warga menempati pemukiman Transmigrasi Lokal di desa itu 21 tahun yang lalu," kata pria yang biasa disapa Anis ini.

Anis mengatakan, sampai saat ini baru dua dusun yang memiliki jaringan air bersih. "Itupun air keluar Senin Kamis (mati hidup)," demikian Anis.

Dikatakan Anis, jika ada warga di Dusun satu dan dua yang memang membutuhkan air layak konsumsi, mereka harus mengambil di dusun tiga dan empat atau terpaksa membeli air di pedagang air keliling dengan harga mencekik Rp 70.000,00 per drum viber (1.100 liter).

Anis mengungkapkan, krisis ait beraih di deaa itu semakin parah pada musim kemarau. (*)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help