PosKupang/

Tiga Terdakwa Disidangkan, Kuasa Hukum Pelaku Pembunuhan Joao Vicente Apresiasi Polisi dan Jaksa

Kasus ini bisa sampai di persidangan PN Atambua berkat kerja keras penyidik kepolisian dan kejaksaan.

Tiga Terdakwa Disidangkan, Kuasa Hukum Pelaku Pembunuhan Joao Vicente Apresiasi Polisi dan Jaksa
POS KUPANG/EDY BAU
Tiga kuasa hukum pelaku pembunuhan, Silvester Nahak (kiri), Magnus Kobesi (tengah) dan Martinus Soba saat hendak mengikuti persidangan di PN Atambua, Senin (13/11/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Jika kuasa hukum keluarga korban Joao Vicente menyangsikan kinerja penyidik Polres Belu yang dinilai tidak mampu mengungkap semua pelaku, kuasa hukum terduga pelaku pembunuhan justru mengapresiasi kinerja kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu.

Kuasa hukum pelaku, Silvester Nahak dan Magnus Kobesi kepada wartawan di Atambua usai mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Atambua, Senin (13/11/2017), mengatakan, kasus yang menimpa para klien mereka bisa sampai di persidangan PN Atambua berkat kerja keras penyidik kepolisian dan kejaksaan.

“Kita berikan apresiasi kepada polisi dan jaksa yang telah bekerja keras sehingga berkas kasus ini lengkap dan sampai di pengadilan. Di pengadilan sudah ada enam saksi yang diperiksa. Hari ini, saksi Yuliana Bete dan Novianti memberikan keterangannya sebagai saksi,” kata Silvester.

Baca: Gemasi Mabar Minta Polisi dan Jaksa Tak Terima Sesuatu dalam Kasus Proyek Jalan Lando Noa

Pada persidangan pada tanggal 9/11/2017, kata Silvester, hakim memeriksa para saksi Stefanus Atok Bau, Julio do Carmo, Anggota Polsek Tasbar, Ernesto dan warga lainnya Sefnat yang menemukan jasad korban pertama kali.

“Saksi-saksi ini adalah orang-orang yang tidak ada kaitannya dengan pembunuhan,” ujarnya.

Terkait kedatangan ratusan keluarga korban ke DPRD yang meminta membentuk panitia khusus (pansus),  Silvester dan Magnus meminta agar para pihak di luar kasus ini tidak mengintervensi penanganan kasus tersebut, mengingat saat ini sudah dalam tahapan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Atambua.

Baca: Lengkapi Petualangan Kuliner Anda Bersama Hotel Aston Kupang

“Kita minta agar pihak luar jangan intervensi karena saat ini kasusnya sedang dalam proses persidangan di pengadilan. Polisi, jaksa dan hakim jangan terpengaruh oleh tekanan pihak lain,” tukasnya.

Halaman
12
Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help