PosKupang/

STIPAS Kupang Raih Gold Lomba Paduan Suara Nasional, Ini Mimpi Romo Dus yang Belum Terwujud

Romo Dus yang hadir pada pagelaran ini masih menyimpan obsesi untuk merengkuh trofi champion.

STIPAS Kupang Raih Gold Lomba Paduan Suara Nasional, Ini Mimpi Romo Dus yang Belum Terwujud
ISTIMEWA
GOLD- Inilah personel STIPAS Kupang yang meraih gold pada pagelaran paduan suara nasional di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, 4-7 November 2017. 

--------------------------------------------------------------------------------------------
STIPAS Kupang juga dinobatkan sebagai peserta berbusana terbaik, dirigen terbaik dan yel- yel terbaik, "Bae sonde bae, bae sonde bae  STIPAS Kupang lebe bae."
--------------------------------------------------------------------------------------------------

POS KUPANG.COM-- Sepi. Aula St. Petrus seperti tak berpenghuni. Semua mata tak berkedip. Menatap podium. Di sana telah berdiri anggun 18 orang 'ratu' dan 'raja' berbusana rapi. Dominan warna merah. Melemparkan senyum tipis merekah di bibir.

"Mari kita dengarkan suara emas mereka," Master of Ceremony (MC) bersuara lantang. Tenang. Hanya cicak-cicak di dinding yang bersuara. Sejurusnya, lagu 'Hallelujah Handel' karya George Friedrich Handel mengudara. Menggelegar memecah keheningan.

Para 'ratu' dan 'raja' menyanyikan lagu yang paling famous di dunia itu dengan khidmat. Penuh penghayatan. Tampil menawan. Suasananya seperti klimaks pada perayaan paskah. Akhir yang indah, semua bergumam, "Hebat! Luar biasa" Tepuk tangan riuh terdengar. Itu lagu wajib.

Jedah sejenak. Sang 'ratu' dan 'raja' belum beranjak. Lagu pilihan, "Gereja Bagai Bahtera" membahana lagi. Lembut, syahdu. Mengajak setiap insan untuk refleksi. Iman itu misteri. Tuhan tak jauh dari kita. Tepuk tangan pecah dari setiap sudut ruangan. Pujian terus mengalir. Sama, hebat, hebat!!!

Penasaran? Siapakah 18 'ratu' dan 'raja' itu? Mereka adalah duta-duta Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang (KAK) yang meraih gold pada Pagelaran Paduan Suara Tingkat Nasional Perguruan Tinggi Agama Katolik (PPS-PTAK) se-Indonesia tahun 2017 di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, 4-7 November 2017.

Lomba yang dibuka resmi Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, ini diikuti 20 PPS-PTAK dari Nias hingga Merauke. Sang champion (juara satu/silver) diraih Sekolah Tinggi Kateketik Pastoral Katolik (STKPK) Bina Insan, Samarinda, Kalimantan Timur. STKPK Bina Insan berhak membawa pulang Piala Bergilir Menteri Agama RI yang tahun 2013 lalu diraih STP-IPI Malang, Jawa Timur.

Juara dua (gold) STIPAS Kupang, juara tiga STIPAS Don Bosco Tomohon, Manado. Tampil sebagai dewan juri adalah Petrus R Somba, Harry Hermanus Singkoh, MSC, dan Agustinus Beda Ama.

Lomba yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama, itu mengusung tema, "Dengan lomba paduan suara tingkat nasional Perguruan Tinggi Agama Katolik kita tingkatkan kualitas hidup menggereja, berbangsa dan bernegara."

Nuansa lomba dengan kompetisi tinggi di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, itu dipentaskan lagi di Aula St. Petrus Kampus STIPAS Kupang, Sabtu (11/11/2017) pagi. Pementasan ini dirangkaikan dengan aneka lomba menyemarakkan Dies Natalis XVI STIPAS KAK tahun 2017.

Halaman
12
Penulis: benny_dasman
Editor: benny_dasman
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help