PosKupang/

Obat-obatan Ilegal Masih Ditemukan di Ende

Kehadiran Pos POM di Ende sangat membantu pemerintah daerah dalam hal pengawasan obat-obatan dan makanan.

Obat-obatan Ilegal Masih Ditemukan di Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Peserta kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Penanggulangan Obat Ilegal dan Penyalahgunannya di Aula Hotel Flores Mandiri Ende, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Wakil Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad mengungkapkan obat ilegal maupun obat keras masih ditemukan di wilayah Ende.

Obat-obatan jenis tersebut dijual bebas di pasar-pasar tradisional oleh pedagang keliling.

Selain obatan, juga ditemukan kosmetik berbahan kimia.

Djafar Achmad mengatakan hal ini saat membuka kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Penanggulangan Obat Ilegal dan Penyalahgunannya di Ende yang berlangsung di Aula Hotel Flores Mandiri, Selasa (14/11/2017).

Selain memperketat pengadaan obat, kata Djafar Achmad, Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Kesehatan aktif melaksanakan pengawasan terhadap sarana yang menjual obat dan kosmetik serta suplemen makanan.

Kegiatan pembinaan terus dilakukan Dinas Kesehatan bersama Pos POM Ende Balai POM di Kupang agar produk-produk tersebut tidak lagi diedarkan oleh distributor di wilayah Kabupaten Ende.

Menurutnya, kehadiran Pos POM di Ende sangat membantu pemerintah daerah dalam hal pengawasan obat-obatan dan makanan.

Pos POM Ende dengan keterbatasan sumber daya mampu memberikan kontribusi positif bagi peredaran produk obat dan makanan.

Djafar Achmad berharap agar Balai POM dapat memperhatikan dan meningkatkan sumber daya Pos POM di Ende sehingga kinerjanya dapat ditingkatkan lagi demi menjamin mutu dan keamanan produk obat dan makanan yang beredar di Flores dengan demikian masyarakat menjadi lebih aman untuk mengkosumsinya.

Dikatakan, Pemkab Ende sangat menginginkan bahwa obat yang beredar di Kabupaten Ende merupakan obat yang aman dan bermutu dan memiliki efek terapi sesuai peruntukannya dan telah terdaftar di Balai POM.

"Pemkab Ende sangat tidak menginginkan adanya obat ilegal masuk dan dikosumsi oleh masyarakat apalagi disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak sepantasnya," katanya.(*)

Penulis: Romoaldus Pius
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help