PosKupang/

Brimob Polda NTT Kirim Satu Kompi Pasukan ke Tolikara

Ini kata Kapolda NTT saat merayakan HUT Brimob ke 72 yang berlangsung sederhana di Kupang

Brimob Polda NTT Kirim Satu Kompi Pasukan ke Tolikara
POS KUPANG/EFLIN ROTE
Kapolda NTT, Irjen Pol Agung Sabar Santoso 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Inspektur Jendral Polisi Agung Sabar Santoso mengatakan, pihak Brimob Polda NTT telah mengirimkan 1 kompi pasukan ke Kabupaten Tolikara.

Pasukan ini menurut Agung akan membantu mengamankan daerah yang bergejolak karena permasalahan Pilkada tersebut.

Agung mengklaim sebagai bagian dari Polri, Brimob Polda NTT siap jika diperintahkan kemana saja.

"Apapun diperintahkan pimpinan kita siap saja. Kita sudah kirimkan satu kompi ke Tolikara untuk membantu teman-teman disana. Kalau soal Timika, dari Brimob Polda Papua sudah siap," ujar Agung usai memimpin upacara HUT Brimob yang ke 72 di Mako Brimob Polda NTT, Selasa (14/11/2017).

Ia menambahkan, meskipun Brimob di NTT tidak seperti pejuang-pejuang di Jawa, tapi dengan mempelajari sejarah diharapkam bisa memotivasi untuk tetap cinta tanah air.

Terkait profesionalisme, ia berharap Brimob Polda NTT bisa meningkatkan kinerja terutama di dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

"Polisi khususnya Brimob bukan sebagai yang menimbulkan masalah tapi yang diharapkan sebagai penyelesai masalah. Brimob NTT juga diharapkan menjadi simbol bahwa persatuan kesatuan," tambah Agung.

Kehadiran anggota Brimob diharapkan bisa menjaga ketertiban masyarakat. Komandan Satuan Brimob Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Yopie Indra Prasetya Sepang mengatakan untuk Polda NTT, anggotanya perlu diregenerasi.

"Kita perlu anggota yang masih muda, yang masih enerjik dan terlatih dengan standarisasi yang sudah ditentukan. Saat ini anggota kami yang memang sudah agak tua sudah mulai perlu kita regenerasi," ujar Yopie.

Di usia yang 72 ini, ia berharap anggota brimob bisa meningkatkan profesionalisme. Apalagi saat ini target teroris adalah aparat penegak hukum.

Sekalipun kondisi di NTT masih cenderung aman pihaknya tidak mau under estimate.

Peningkatan kewaspadaan ini dikarenakan apabila teroris berhasil menyerang maka kemungkinan pengulangan aksi tersebut akan lebih besar.

Ia berharap aksi aksi ini bisa dicegah karena jika tidak akan berdampak pada masyarakat.

Perayaan HUT Brimob ke 72 dirayakan secara sederhana di Mako Brimob Polda NTT di Pasir Panjang. (*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help