PosKupang/

Anak Buahnya Keroyok Jaksa, Ini Kata Kasat Pol PP Belu Niko Umbu

Niko Umbu mengaku anggotanya telah melakukan kesalahan sehingga dirinya menyampaikan permohonan maaf.

Anak Buahnya Keroyok Jaksa, Ini Kata Kasat Pol PP Belu Niko Umbu
POS KUPANG/EDY BAU
Kasat Pol PP Belu, Niko Umbu 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA—Kasus pengeroyokan sejumlah anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Belu terhadap dua orang jaksa yakni Kasi Intel, Charles Hutabarat dan jaksa David Sintong Halomoan pada Kamis (9/11/2017) sempat menghebohkan warga Belu.

Hal ini lantaran anggota Pol PP ini sedang berseragam lengkap dalam kondisi mabuk minuman keras (Miras), mengeroyok jaksa yang juga berseragam dan berawal dari upaya menggoda seorang staf Kejari Belu yang saat itu juga sedang berseragam.

Terhadap kejadian ini, Kepala Satuan Pol PP Kabupaten Belu, Niko Umbu mengaku anggotanya telah melakukan kesalahan sehingga dirinya menyampaikan permohonan maaf.

Baca: Korban Tewas di BLUD SPAM Nagekeo Tidak Gunakan Perlengkapan Kerja Standar

“Ini oknum, tapi secara institusi sebagai pimpinan saya harus menyampaikan bahwa kami sudah salah dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Permohonan maaf ini saya harus sampaikan karena anggota sudah bertindak salah,” jawabnya saat ditanyai wartawan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Belu, Senin (13/11/2017).

Menurutnya, kejadian itu di luar jam dinas dan saat itu dirinya sudah pulang lebih dahulu.

Niko mengaku tidak bisa menjelaskan lebih jauh karena kasus tersebut sudah ditangani langsung oleh bupati dan wakil bupati Belu.

Baca: Sangsikan Kinerja Polres Belu, Keluarga Korban Minta DPRD Bentuk Pansus

“Mereka pakai pakaian dinas, dan saat itu mengikuti acara sambut baru di rumahnya Hery (sekretaris Pol PP, red). Saat kejadian kami sudah pulang, saya juga sudah pulang rumah. Tapi setelah kejadian saya diberi tahu. Dan saya tidak berkomentar lebih lanjut karena sudah ditangani langsung bupati dan wakil bupati. Dan masalah ini sepenuhnya kita percayakan kepada polisi,” jelasnya.

Dia mengakui jika dari kasus tersebut, sudah dua anak buahnya yakni satunya ASN dan satunya tenaga kontrak daerah sudah dipanggil polisi dan sudah ditahan sebagai tersangka.

Seperti diketahui, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu, Charles Hutabarat dikeroyok sejumlah orang berseragam Polisi Pamong Praja (Pol PP) saat menghadiri sebuah pesta sambut baru di Fatubenao, Atambua, Kamis (9/11/2017) sore.

Baca: SMKN 1 Ende Diterjang Banjir

Selain Charles, ada juga seorang jaksa lainnya, David Sintong Halomoan yang turut dikeroyok oleh sejumlah anggota Pol PP.

Akibatnya, Charles mengeluh sakit pada bagian perut hingga dada. Sedangkan David mengalami memar pada kepala bagian belakang. (*)

Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help