PosKupang/

Ziarah Mencari Pembebas Rakyat Nusa Tenggara Timur, Siapakah Dia?

Saat saya melihat covernya sambil lalu, diduga ini cara Frans Skera memilih diksi tanpa pertimbangan sederhana.

Ziarah Mencari Pembebas Rakyat Nusa Tenggara Timur, Siapakah Dia?
ilustrasi

Oleh: Pius Rengka
Staf Pengajar di Fisipol Undana dan Unwira Kupang

POS KUPANG.COM - Politisi kaliber tiga zaman Drs. Frans X. Skera, menulis buku. Buku menarik tebal 240 halaman. Judulnya pun, tak remeh. Ciri Khas dan Warisan Pemimpin Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dari El Tari ke Lebu Raya.

Saat saya melihat covernya sambil lalu, diduga ini cara Frans Skera memilih diksi tanpa pertimbangan sederhana. Dipakai kata Ciri Khas. Dari dua kata ini, saya bertanya sekenanya. Memang adakah ciri yang mengesankan dari para Gubernur NTT yang pernah memimpin ini daerah serba derita itu?

Apakah memang ada khas yang pantas dikenang dan karenanya kita selalu merindukan pemimpin dengan kelas sejenis itu? Memang, setiap manusia itu unik, itu diketahui lama. Dale Carnigie telah mengatakan: "Remember there has no one like you in the world. You are unique".

Pertanyaan sinikal, dan mungkin agak angkuh, memang, diperlukan NTT. Rakyat Provinsi NTT kerap sombong mencari dan menemukan pemimpin buruk dari satu wilayah ke wilayah lain. Entah untuk provinsi atau pun kabupaten kota.

Tetapi, toh saya tekun terus berusaha berendah hati mencari. Butir-butir kebenaran hanya mungkin ditemukan pada ruang teduh kejujuran mengungkapkan adanya dan berdaya sebagaimana adanya. Jujur mengungkapkan, tanpa tekanan pertimbangan dengki dan kecewa.

Pada setiap lembar buku yang ditulis Kak Frans (begitu biasanya tokoh ini disapa), kadang ditemukan ungkapan atau data yang mengundang senyum. Tetapi teramat sering membuat kecut. Bahkan marah.

Menemukan ungkapan jenaka lalu tertawa, tetapi teramat sering saya marah, berang dan sumpah serapah. Tetapi tak ada ruang untuk selalu marah dan berang, kecuali kita terus mencari menemukan pemimpin di masa depan.

Bukankah kita berikhtiar dan bertekad, mencari dengan kerinduan untuk menemukan, dan menemukan dengan kerinduan untuk terus mencari pemimpin handal sanggup mengatasi masalah akut NTT. Pemimpin jenis itu adalah pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya sendiri.

Masalah NTT begitu jamak, dan berwarna. NTT tak hanya miskin ekonomi, in come perkapita rendah dibanding provinsi lain, terbelakang secara edukatif, juga derita berkepanjangan karena dililit aneka penyakit.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help