Dua Atlet NTT Sabet Emas di Peparpenas VIII Tahun 2017 di Solo

Satu keping medali emas nomor 800m dipersembahkan Lexi, atlet tuna grahita dan medali emas 200m disabet Asnat.

Dua Atlet NTT Sabet Emas di Peparpenas VIII Tahun 2017 di Solo
Ferry Ndoen
ATLET - Atlet disabilitas NTT pose bersama Ketua NPC NTT, Vicktor Haning (ketiga kiri pakai tongkat), Sekretaris NPC NTT, Lambert Vinsen (kiri) pengurus serta pelatih atlet disabilitas NTT, Yulius Lona Koni, di Stadion Oepoi Kupang, Selasa (6/9/2016) sore. 

POS KUPANG.COM - Hingga kemarin, di ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII 2017 yang dibuka Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, atlet disabilitas NTT untuk sementara menyabet dua medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu dari cabor atletik.

Satu keping medali emas nomor 800m dipersembahkan Lexi, atlet tuna grahita dan medali emas 200m disabet Asnat. Sedangkan medali perak diraih atlet disabilitas Vero dan medali perunggu direbut atlet Ningsi.

Informasi hasil perolehan sementara atlet NTT yang mengikuti Peparperna 2017, di Solo, Jawa Tengah dilaporkan ketua kontingen, Fery Sandy, S.Sos, Dr. Lukas Boleng, pak Budi dan ibu Erna Kalla.

"Sedangkan cabor catur, boccia, renang dan bulutangkis atlet NTT hanya masuk babak penyisihan. Khusus cabor atletik masih beberapa nomor yang akan diperlombakan dan masih diikuti atlet NTT sehingga masih ada peluang mendulang medali bagi atlet NTT," lapor Ferry Sandi.

Doktor Lukas Boleng mohon dukungan doa masyarakat NTT agar atlet Flobamora bisa tampil maksimal. "Hasil yang diperoleh sebagai wujud kerjasama dan sama-sama kerja dengan semua komponen yang terbangun selama ini," kata Doktor Lukas Boleng.

Dari Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) juga dilaporkan hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PPLP Taekwondo yang mana atlet PPLP taekwondo NTT mampu mempersembakan satu medali perak dan satu medali perunggu disabet taekwondoin Risky Sabon dan Oktovianus Keytimu.

"Terima kasih buat atlet, pelatih dan ofisial yang telah berjuang meningkatkan pretise, harga diri dan martabat masyarakat NTT di ajang nasional. Hasil yang diperoleh kita jadikan indikator refleksi dan lokomotif pembinaan olahraga ke depan yang harus terintegrasi antara olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional, olahraga layanan khusus dan olahraga prestasi," tambah Kabid Pembudayaan Olahraga, Fransiskus Sales.

Dari ajang Kejurnas Tinju Amatir, di Provinsi Bangka Belitung, pelatih tinju David Hari melaporkan, petinju putri NTT, Anggelina Niis menang angka (ma) petinju Mita Harahap (Babel). Namun petinju NTT Oktovianus Bouk kalah angka atas Doglas, petinju Maluku Utara. (fen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help