PosKupang/

Warga Namangkewa, Maumere Benar-Benar Kecewa Soal Rasta

Gara-gara beras sejahtera, warga Namangkewa,Maumere uring-uringan. Ini alasannya

Warga Namangkewa, Maumere Benar-Benar Kecewa Soal Rasta
Pos Kupang/Egy Moa
Warga Namangkewa kecewa dengan rasta yang rusak dan beraroma 

Laporan wartawan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Martinus Bua Hayong, dan Blasius Bota, tampak semangat melangkahkan kaki dari rumahnya di Dusun Namangkewa, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Sabtu (11/10/2017) ke kantor desa.

Hari itu, Martinus bersama Blasius dan ratusan kaum wanita dan pria lainya akan menerima beras rakyat sejahtera (Rasta) sebanyak 180 Kg per kepala keluarga atau sekitar 12 karung ukuran 15 Kg.

Namun mengetahui kondisi Rasta yang warnanya kuning pucat, debu dan kutu warna hitam, semangat mereka seketika loyo.

Semua penerima Rasta tampak kecewa menyaksikan kondisi Rasta yang diletakan di balai desa itu.

Umpatan dan cercaan keluar dari mulut mereka. Terlebih kaum perempuan yang paling terpukul menyaksikan kondisi Rasta ini.

Mereka ingin membawa pulang, namun kualitasnya sangat buruk.

"Selama ini kami beli beras, tapi kondisinya tidak seburuk ini. Dicuci berulang kali juga tetap bau. Kalau dimasak terlalu lama, jadi bubur dan cepat basih. Kami ini memang miskin dan bodoh, tapi kami tidak biasa makan beras yang hanya bisa dimakan ayam dan babi juga mungkin enggan," protes kaum mama bersahutan-sahutan.

Beberapa karung sempat dibuka, tetapi kondisi Rasta memprihatinkan.

Debu melengket di telapap tangan, warna beras kekuningan dan terdapat ratusan ekor kutu warna hitam di setiap karung ukuran 50 kg.

Halaman
12
Penulis: Eugenis Moa
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help