PosKupang/

Waduh! Sudah Mau Masuk Pertengahan November Dana Desa Tahap II Belum Cair

Masih terkait dengan pengelolaan dana desa, ini yang terjadi di Kabupaten Malaka, Propinsi NTT

Waduh! Sudah Mau Masuk Pertengahan November Dana Desa Tahap II Belum Cair
Pos Kupang/Dion Kota
Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Malaka, Aloysisus Werang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Hingga memasuki pertengahan bulan November 2017, ternyata masih 9 desa di Kabupaten Malaka yang belum memasukkan laporan konsolidasi penggunaan dana desa tahap I.

Hal ini menyebabkan kementerian keuangan enggan melakukan transfer dana desa tahap II.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Malaka, Aloysius Werang kepada Pos-kupang.com, mengaku telah menerjun tim khusus ke desa untuk membantu aparat desa dalam menyusun laporan konsolidasi.

Ia juga mengakui, aparat desa kewalahan dalam menunjukkan bukti kuitansi penggunaan dana desa untuk dipertanggungjawabkan.

"Kita sudah berusaha secara maksimal untuk mempercepat penyampaian laporan konsolidasi dana desa tahap I. Mulai dari surat pemberitahuan ke aparat desa hingga menerjunkan tim khusus untuk membantu aparat desa dalam menyusun laporan konsilidasnya, namun masih terkendali dalam menunjukkan bukti kuitansi penggunaan keuangannya," jelas Werang di Haitimuk, Sabtu ( 11 / 11 / 2017).

Dana Desa
Dana Desa (ILUSTRASI)

Disinggung apakah akan diberikan sangsi, kata dia, tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan hal tersebut.

Sangsi berupa teguran hingga penundaan pencairan dana desa bisa saja diberlakukan. Namun, ia mengingatkan penundaan pencarian dana desa akan berdampak langsung kepada masyarakat.

"Kita bisa saja menunda pencairan dana desa untuk desa yang terlambat memasukkan laporan konsilidasnya, namun hal itu akan berdampak langsung kepada masyarakat. Oleh sebab itu, kita akan meminta petunjuk dari pak bupati terkait sangsi untuk desa yang terlambat memasukkan laporan konsilidasnya," tegasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help