PosKupang/

Marselinus Ndapa Riwu Diduga Mengalami Penganiayaan Berat, Begini Reaksi Keluarganya

Ayah korban, Agus Riwu, mengatakan menerima peristiwa ini dan tidak ingin proses hukum.

Marselinus Ndapa Riwu Diduga Mengalami Penganiayaan Berat, Begini Reaksi Keluarganya
ISTIMEWA
Marselinus Ndapa Riwu 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Hermina Pello 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Marselinus Ndapa Riwu (23), warga Kelurahan Fatululi, Kota Kupang, dianiaya di Desa Oben dan akhirnya meninggal dunia. 

Ayah korban, Agus Riwu, yang ditemui di tempat duka, Jumat (11/11/2017), mengatakan menerima peristiwa ini dan tidak ingin proses hukum. 

"Dia (Marsel) sepertinya tidak mau kasus ini diproses karena setiap kali omong tentang proses pasti ada darah yang keluar," katanya. 

"Kami serahkan ini kepada Tuhan. Kami serahkan supaya dia bebas dan dia rasa mengampuni orang itu  penting. Kami ingin tetap lacak pelakunya supaya pembinaan untuk mereka supaya tidak boleh lagi. Jangan main hakim sendiri. Kalau ada seperti ini, lapor ke desa dan kepolisian kalau ada orang baru. Sikap keluarga kami adalah tidak mau hukum karena bagi kami itu hukum memberatkan orang," katanya. 

Agus mengungkapkan Marsel memang sakit dan dia hilang dari rumah hari Kamis (9/11 /2017) jam 5 sore dan keluarga tidak tahu ke mana dia pergi. Marsel sering mendatangi tempat doa sehingga keluarga berpikir bahwa dia sedang di tempat doa.

Pada Jumat (10/11 /2017) pukul 5 pagi, Pak ketua RT 38/12 yang datang lapor bahwa Marsel sudah di Rumah Sakit Bhayangkara. 

Marsel, menurut ayahnya, suka mendatangi tempat doa dan diwisuda dari Politani Kupang jurusan kesehatan hewan pada Oktober tahun lalu. 

Keluarga sudah mendatangi lokasi namun keluarga tidak ingin melanjutkan proses ini. (*)

Penulis: hermina_pello
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help