PosKupang/

Korban Penganiayaan di TTU Minta Polisi Proses Hukum Pelaku

Ini alasannya mengapa keluarga korban minta agar pelaku penganiayaan minta polisi agar tahan pelaku

Korban Penganiayaan di TTU Minta Polisi Proses Hukum Pelaku
Pos Kupang/Teni Jenahas
Kapolsek Miomaffo Timur, Ipda Gustaf Steven Ndun

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM | KEFAMENANU - Marta Kuabib (56), korban penganiayaan yang dilakukan Marjo Kolo meminta polisi untuk proses hukum terhadap pelaku hingga tuntas. Kasus ini sedang ditangani Polsek Miomaffo Timur.

Keluarga korban, Bernandus Kuabi dan Yohanes Damaskus Kuabi kepada Pos Kupang, Jumat (10/11/2017) mengatakan, keluarga meminta polisi segera menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut hingga tuntas.

Keluarga juga meminta polisi agar pelaku ditahan sehingga tidak membuat keresahan berkelanjutan.

Menurut keluarga korban, kasus penganiayaan terjadi di Kuatnana, Desa Oesena, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten TTU, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 16.00 Wita.

Keluarga korban sudah melaporkan kasus itu ke Polsek Miomaffo Timur.

Pelaku sempat ditahan selama 21 hari di Polsek namun sejak tanggal 3 November 2017 polisi memberikan penangguhan kepada pelaku.

Keluarga korban merasa kurang puas karena polisi belum memberikan informasi terkait perkembangan penanganan kasus penganiayaan itu.

Keluarga sudah menanyakan pihak polsek dan jawabannya, polisi masih menunggu hasil visum et repertum.

Kapolsek Miomaffo Timur, Ipda Gustaf Steven Ndun saat dikonfirmasi Pos Kupang di Mapolsek, Jumat (10/11/2017) menjelaskan, polisi sudah menetapkan pelaku, Marjo Kolo sebagai tersangka.

Halaman
12
Penulis: Teni Jehanas
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help