Mahasiswa Dianiaya Satpol PP

VIDEO: Polisi Pamong Praja TTU Aniaya Mahasiswa Unimor

Entah karena alasan apa, mahasiswa Unimor ini mengaku dikeroyok sejumlah anggota Satpol PP. Tonton videonya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM | KEFAMENANU - Joi Lusi (21), warga RT 24 Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU menjadi korban penganiayaan oleh anggota Polisi Pamong Praja dan dua anaknya serta satu warga lainnya.

Kejadian itu terjadi di kompleks pasar baru Kefamenanu, Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 21.00 Wita.

Korban yang ditemui di Polres TTU, Rabu (8/11/2017) mengatakan, sekitar pukul 21.00 Wita ia hendak pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor.

Persis di depan rumah pelaku, korban melihat pelaku ancang-ancang melemparnya dengan batu.

Karena takut, korban menghentikan sepeda motornya persis di depan rumah pelaku. Saat itu di rumah pelaku ada acara.

Tiba-tiba pelaku yang berjumlah empat orang datang menganiaya dirinya. Korban mengalami memar di bagian leher, kepala dan bagian punggung.

"Pas lewat di jalan, pelaku keluar dari dalam rumah ancang-ancang mau lempar saya. Saya berpikir kalau saya lari saya bisa kena lempar. Saya kasih mati motor. Tiba-tiba mereka datang pukul saya. Mereka empat orang," kata Joi.

Saat itu, korban tidak melakukan perlawanan karena pelaku ada empat orang dan mereka terus menghujani pukulan kepada korban. Korban hanya bisa melindungi bagian wajah menggunaka kedua tangannya.

Saat mendapat peluang sedikit, korban langsung kabur ke rumahnya. Korban melepaskan kendaraan dan kunci kontak di lokasi kejadian, termasuk handphonenya terjatuh di lokasi.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved