PosKupang/

BPBD kota Kupang Siapkan 14 Jenis Bantuan Bagi Korban Puting Beliung

Ini penjelasan dari Kepala BPBD Kota Kupang terkait penanganan kasus angin puting beliung di Sikumana

BPBD kota Kupang Siapkan 14 Jenis Bantuan Bagi Korban Puting Beliung
Pos Kupang/Yeni Rachmawati
Ketua BPBD Kota Kupang, Ade Manafe 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM, KUPANG -- Kepala BPBD kota Kupang, Ade Manafe ketika ditemui Pos Kupang, Rabu (8/11/2017) mengatakan, upaya penanganan yang sudah dilakukan BPBD kota terhadap korban bencana puting beliung dengan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada karena bukan tidak mungkin pasti ada bencana susulan lagi.

Karena di kota Kupang rawan bencana angin, baik itu angin kencang maupun puting beliung.

"Kalau bencana angin agak sulit diprediksi lain dari gempa bumi masih ada siaga dan waspada. Tapi angin hanya beberapa detik saja bisa terjadi bencana," tuturnya.

Upaya pertama, mulai hari ini tim sedang melakukan pemutakhiran data karena masih ada selisih data antara tim kaji cepat dari BPBD dengan kelurahan terutama di Sikumana.

Penyajian data dari kelurahan Sikumana tercatat 161, sedangkan tim kaji cepat 138 rumah, maka ada selisih data 23.

"Bisa saja masih ada data ada orang mampu tapi dicatat, tapi mungkin kandang ayam yang rusak juga dicatat sebenarnya itu tidak boleh diberikan bantuan. Kelurahan Sikumana terdata 138 Rumah Oepura 21, dan Kelurahan Manulai II, satu rumah," ujarnya.

Sementara ini, kata Ade, timnya tengah melakukan validasi kembali menyangkut rumah yang mengalami rusak ringan, sedang dan berat.

Warga RT 14/RW 006, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang sedang mengevakuasi pohon yang tumbang diterjang angin puting beliung, Kamis (2/11/2017).
Warga RT 14/RW 006, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang sedang mengevakuasi pohon yang tumbang diterjang angin puting beliung, Kamis (2/11/2017). (POS KUPANG/ENOLD AMARAYA)

Dilihat kembali juga masyarakat yang punya hak untuk menerima bantuan jangan sampai terselip orang yang mampu, karena ini untuk orang tidak mampu.

Dijelaskan, bantuan obat-obatan sudah disiapkan dari bidang kesehatan sudah monitor ke lapangan selama tujuh hari mungkin ada dampak ikutan dari bencana.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help