Mahasiswa STIPAS KAK Belajar Jurnalistik di Belo, Kami Mau Menjadi Penulis yang Hebat

Simulasi dan presentasi teknik-teknik membuat peserta semakin larut dalam diskusi dan berargumen.

Mahasiswa STIPAS KAK Belajar Jurnalistik di Belo, Kami Mau Menjadi Penulis yang Hebat
ISTIMEWA
SIMAK MATERI- Mahasiswa STIPAS, peserta pelatihan jurnalistik, menyimak materi yang disampaikan narasumber di Rumah Retret Susteran SSpS Belo, Jumat (3/11/2017). 

------------------------------------------------------------------------------------------
Jurnalistik menjadi kekuatan sumber daya manusia dalam pewartaan kabar baik bagi aktivis-aktivis gereja. Kata kuncinya: menulis, menulis, menulis!
----------------------------------------------------------------------------------------------

KUPANG, POS KUPANG.COM--Selamat datang di Rumah Retret Susteran SSpS Belo. Seorang suster berkerudung abu-abu menyapa kami dengan lembut, ramah, Jumat (3/11/2017) sore.

Tangan kanannya memegang sapu lidi. Pekerjaannya menyapu halaman terhenti sejenak. Bibirnya terus mengulum senyum. Guratan halus di wajahnya mulai terlihat. Termakan usia.

Kloter pertama mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang (KAK) yang hendak mengikuti pelatihan jurnalistik disalaminya satu per satu. Sang 'anak' pun mencium tangannya. Penuh sukacita.

Kami terkagum-kagum. Baru pertama kali menepi di tempat yang 'berselimutkan' rerimbunan pohon. Bunga-bunga di taman pun seperti 'bernyanyi' dibelai sepoi. Penuh pesona. Jauh dari kebisingan kota karang. Hasrat kami terobati. Merasakan kedamaian dan ketenangan. Belo yang sebelumnya kami rindukan, seperti mimpi yang menjadi kenyataan.

Pukul 16.30 wita, kloter kedua merapat. Suasana semakin riuh. Semuanya semangat. Sang suster kembali menyapa. Berjabatan tangan. Mengucapkan selamat datang. Senyum manisnya terus mengulum mengantar kami ke kamar-kamar tidur untuk melepas lelah. Membasuh peluh yang mengucur.

Setelah tubuh terlepas dari siksaan waktu, kami pun membekali raga dengan hangatnya teh manis dan seruputan kopi panas. Bayangan sumpeknya kos dan riuhnya asrama dilupakan sejenak. Sudah tak sabar ingin mendalami seni dan rumitnya ilmu jurnalistik. Kami mau menjadi penulis-penulis yang hebat.

Bunyi lonceng memecah kesunyian. Kami bergegas menuju Aula Susteran SSpS. Seakan tak berpenghuni. Terdengar lantang dan tegas suara dari Romo Frengky Kopong Mamu, S.Fil, Ketua Program Studi, menyiapkan acara pembukaan.

Di depan aula terpampang tulisan, pelatihan jurnalistik kerja sama Pos Kupang dan STIPAS Keuskupan Agung Kupang (KAK). Empat puluh orang mahasiswa STIPAS KAK, peserta pelatihan, duduk pada posisinya masing-masing.

"Jurnalistik menjadi kekuatan sumber daya manusia dalam pewartaan kabar baik bagi aktivis-aktivis gereja. Kata kuncinya: menulis, menulis, menulis," Romo Frengky Kopong membuka pelatihan.

Halaman
12
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved