PosKupang/

Bupati Flotim Lepas Ikan Duyung di Perairan Meko Witihama

Ini alasannya mengapa Bupati Flores Timur ikut menyaksikan dilepasnya ikan duyung yang terperangkap pukat nelayan

Bupati Flotim Lepas Ikan Duyung di Perairan Meko Witihama
Pos Kupang/Feliks Janggu
Disaksikan Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon, WCS, Polda NTT dan DKP Flotim melepas Ikan Duyung di perairan Meko Witihama Adonara bagian Timur Senin (6/11/2017)

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Nelayan Waewuring, Kecamatan Witihama, Adonara, Flores Timur kembali menyelamatkan Ikan Duyung (Dugong Dugon) dari perangkap pukat nelayan.

Ikan Duyung tersebut tersangkut pukat milik Ali Baba Dueng (55) yang dilepas di selat Lewoleba di perairan Desa Waewuring.

"Nelayan melihat Ikan Duyung itu terapung terus menerus sehingga mereka melakukan pertolongan," kata Kabid Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perijinan Budidaya Perikanan Apolinardus Demoor Selasa (7/11/2017).

Setelah menerima laporan dari Nelayan, diteruskan Pokmaswas ke Dinas Kelautan dan Perikanan Flotim, Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon langsung turun dan melepaskan ikan tersebut.

"Bupati Anton bersama Wildlife Conservation Society dan Polda NTT bersama kita dari DKP Flotim langsung melepas Ikan Duyung tersebut di Perairan Meko Adonara bagian timur," kata Dus Demoor.

Ia mengungkapkan total panjang Ikan Duyung tersebut, 118 cm, lingkar badan 80cm, lebar ekor 30 cm, lingkar kepala 50 cm, dan panjang tungkai 22 cm.

Dus Demoor mengatakan, moment itu juga dimanfaatkan menyosialisasikan masyarakat Nelayan bahwa Duyung adalah Mamalia yang dilindungi.

"Ikan Duyung ini termasuk hewan yang dilindungi sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya," kata Dus Demoor.

Selain UU Nomor 5 Tahun 1990, tim DKP Flotim juga menyosialisasikan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

"Tim langsung melepaskan di daerah habitatnya yaitu padang lamun sekitar Perairan Meko, Adonara Flores Timur," kata Dus Demoor. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help