PosKupang/

Wakil Walikota Kupang Dibentak ASN

Jovid Tonubesi: Saya Dituduh Minta Uang Kepada Kepala Dinas

Jovid membenarkan dia bersama rekannya Jhon Sinlae, Adi Wilhelmus Pali dan Yan Loudoe bertemu Wakil Walikota Kupang.

Jovid Tonubesi: Saya Dituduh Minta Uang Kepada Kepala Dinas
screenshot
Jovid Tonubesi (kiri) dan Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Yeni Rahmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man dibentak dan dimarahi beberapa pria, termasuk seorang aparatur sipil negara (ASN).

Peristiwa tersebut terjadi di ruang kerja Wakil Walikota Kupang di Balai Kota Kupang, Kamis (2/11/2017).

ASN yang bersikap tidak sopan terhadap Wakil Walikota Kupang diketahui bernama Jovid Tonubesi.

Jovid merupakan ASN Pemkot Kupang.

Baca: VIDEO: Wakil Walikota Kupang Dibentak Beberapa Pria, Termasuk Seorang ASN

Jovid membenarkan dia bersama rekannya Jhon Sinlae, Adi Wilhelmus Pali dan Yan Loudoe bertemu Wakil Walikota Kupang.

Menurut Jovid, kehadiran mereka untuk klarifikasi terkait adanya berita yang beredar bahwa dia meminta sejumlah uang kepada para kepala dinas.

"Kemarin itu tujuan kami untuk mengklarifikasi. Memang ada debat mulut dengan Pak Wakil Walikota Kupang," kata Jovid saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (3/11/2017).

"Pasalnya ada pembicaraan bahwa saya dan Adi Pali main proyek, minta jabatan, dan minta uang di kepala dinas," tambahnya.

Baca: Dibentak Oknum ASN, Anggota DPRD Desak Wakil Walikota Kupang Lapor Polisi

Dia mengatakan setelah klarifikasi mereka memberitahu kepada Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore.

"Kami sudah meminta maaf kepada Pak Walikota," ujarnya.

Mengenai video debat mulut dengan Wakil Walikota Kupang yang menjadi viral di media sosial, Jovid mengatakan tidak mengetahui.

"Saya tidak tahu, karena saya serius berbicara dengan Pak Wakil Walikota. Kedatangan kami juga sudah diketahui sebelumnya oleh Pak Wakil Walikota, karena kami sudah meminta untuk bertemu sebelumnya," kata Jovid.(*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help