HUT ke 70 GMIT

Uskup Agung Kupang Hadiri Perayaan 70 Tahun GMIT dan 500 Tahun Gereja Reformasi

Tampak Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang turut berada di altar gereja saat prosesi peniupan lilin tersebut.

Uskup Agung Kupang Hadiri Perayaan 70 Tahun GMIT dan 500 Tahun Gereja Reformasi
POS KUPANG/ANDRI ATAGORAN
Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Mery Kolimon meniup lilin HUT ke-70 GMIT dan 500 tahun reformasi di Gereja Syalom Air Nona Kupang, Selasa (31/10/2017). Tampak Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang berdiri di barisan belakang. 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 70 Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan 500 tahun reformasi diwarnai dengan peniupan lilin ulang tahun di Gereja Jemaat GMIT Syalom Airnona Kupang, Selasa (31/10/2017).

Selain ketua majelis sinode GMIT, Pdt. Mery Kolimon, tampak Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang turut berada di altar gereja saat prosesi peniupan lilin tersebut.

Riuh tepuk tangan dan nyanyian​ puji-pujian​ dari umat yang hadir membahana di seluruh sudut bangunan gereja.

Dalam sambutannya, Mgr. Petrus Turang mengatakan, Gereka Katolik dengan rasa syukur menyambut 500 tahun reformasi HUT GMIT sebagai sebuah momen historis yang menantang dalam perjalanan para pengikut Kristus.

"Syukur dengan senang hati karena rahmat Allah senantiasa berkarya di dalam dunia di dalam perjalanan oikumenis bersama. Menantang karena peristiwa tersebut meninggalkan perpecahan dan aneka yang mencederai kemanusiaan dalam tubuh Kristus," kata Mgr. Petrus Turang.

Peristiwa reformasi Protestan kata Mgr. Petrus Turang tidak terlepas dari kelemahan dalam gereja Katolik terurama dari para pemimpinnya yang tidak terus menerus melakukan perubahan dan pembaharuan diri.

"Kita Umat Kristiani harus sadar akan kehadiran rahmat Allah. Ini merupakan suatu kehormatan bagi gereja Katolik. Di dalam Dia kita melihat terang yang menyinari jalan yang kita telusuri bersama," kata Mgr. Petrus Turang.

Di momen yang nerharga teraebut Mgr. Petrus Turang berpesan agar sesama umat Kriatiani saling tukar menukar penghayatan dan pengalaman iman.

"Mudah-mudahan mampu membuka hati nurani Kriatiani kita untuk bekerjasama dalam memjawab berbagai keprihatinan kemanusiaan dan menjadi inspirasi bagi sesama," kata Mgr. Petrus Turang.

Penulis: Andri Atagoran
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help