Gempa Guncang Ambon 5 Kali, Warga Berlarian, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Warga memilih mengungsi ke tempat yang dianggap aman karena mereka khawatir akan terjadi tsunami setelah gempa tersebut.

Gempa Guncang Ambon 5 Kali, Warga Berlarian, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
FACEBOOK/‎Jeffrey Bram‎
Gempa Ambon, Selasa (31/10/2017), merusak bangunan supermarket. 

POS-KUPANG.COM, AMBON -- Sejumlah warga di Kota Ambon memilih meninggalkan rumah-rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi setelah lima gempa dengan getaran yang sangat kuat mengguncang wilayah tersebut, Selasa (31/10/2017).

Warga memilih mengungsi ke tempat yang dianggap aman karena mereka khawatir akan terjadi tsunami setelah gempa tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri menyatakan, gempa tidak berpotensi tsunami.

“Kita takut tsunami, karena ada informasi juga di Laha air sudah naik,” kata Syarif salah seorang warga di Ruko Batu Merah kepada Kompas.com yang saat itu memilih mengungsi bersama sejumlah keluarganya ke kawasan Kebun Cengkeh.

Setelah gempa, beredar kabar di masyarakat bahwa air laut di sejumlah pesisir pantai di Ambon seperti di kawasan Air Salobar hingga Laha telah naik.

Hal itu menyebabkan banyak warga panik dan memilh meninggalkan rumah-rumah mereka.

“Kita ikhtiar saja karena kalau sudah terjadi itu sudah terlambat."

"Warga disini juga banyak yang telah mengungsi,” kata Asrar warga Air Salobar melalui pesan WhatsApp.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com banyak warga yang rumah-rumah mereka berada dekat dengan pesisir pantai juga telah memilih meninggalkan rumah-rumah mereka untuk mengungsi ke tempat yang dianggap aman. Seperti warga di kawasan Poka, Rumah Tiga dan juga Laha.

Gempa beruntun yang mengguncang kota Ambon ini menyebabkan Bandara Pattimura, dua pusat perbelanjaan di Ambon serta sejumlah bangunan lainnya mengalami kerusakan. Hingga kini belum ada laporan resmi soal korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut.

Sejumlah facebookers menulis status menyatakan kepeduliannya terhadap warga Ambon terkena musibah gempa.

Jeffrey Bram: Semoga saudara2 kita disana selalu dalam Lindungan Tuhan. Amin.

Fince Bataona: Sepupuku tersayang K nona Yuliana Hitiyahubessy sekeluarga dan ade Rien Bataona sekeluarga. Juga ade Martinus Langoday sekeluarga. Gempa Ambon tu bgm kabarnya? Baik2 semua?

Abizar Herman: Gempa di ambon..mohon jgn dijadikan isu tsunami jgn buat masyarakat panik...insha Allah..ambon tdk tsunami. (*)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help