Kadistanbun NTT: Pemerintah Harus Pastikan Ketersediaan Pupuk untuk Petani di NTT

Pemerintah Provinsi NTT harus bisa memastikan ketersediaan pupuk untuk petani karena sebentar lagi akam memasuki musim tanam.

Kadistanbun NTT: Pemerintah Harus Pastikan Ketersediaan Pupuk untuk Petani di NTT
PK/JEN
Kadistandbun NTT, Yohanis Tay Ruba 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Provinsi NTT harus bisa memastikan ketersediaan pupuk untuk petani karena sebentar lagi akam memasuki musim tanam.

Demikian anggota DPRD Provinsi NTT, Kardinad Kalelena, SH yang ditemui di gedung DPRD Provinsi NTT, Kamis (25/10/2017).

"Sekarang ini sudah beberapa kali hujan, dan petani mulai mempersiapkan lahan. Karena itu, pemerintah harus pastikan kebutuhan petani sehingga nantinya produktivitas pertanian akan meningkat".

"Dinas harus bisa tahu apakah kuota pupuk subsidi untuk NTT itu cukup untuk kebutuhan petani. Karena pastinya rencana untuk luas lahan yang akan ditanam itu sudah ada di dinas. Ini yang harus dipastikan ketersediaan pupuk," katanya.

Selain itu, pengawasan dari dinas harus ketat agar pupuk subsidi itu jatuh ke tangan yang benar.

"Yang saya tahu itu, pupuk subsidi biasanya untuk kelompok sehingga pengawasan harus ketat. Ingat bahwa pupuk subsidi itu harus benar benar jatuh ke tangan yang tepat," katanya.

Kardinand mengungkapkan karena adanya disparistas harga antara pupuk subsidi dan non subsidi maka jangan sampai ada yang menggunakan kesempatan untuk menjual pupuk subsidi kepada pihak lainnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Anis Tay Ruba yang ditemui di gedung DPRD Provinsi NTT mengatakan bahwa kuota pupuk subdisi untuk NTT sebanyak 48 ribu ton untuk urea NPK, SP 36, ZA dan pupuk

"Sekarang ini penyerapan oleh petani baru mencapai 70-an persen , masih tersisa 30 persen dan terus berkoordinasi dengan kabupaten."

Halaman
12
Penulis: Hermina Pello
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved