Berita Flores Lembata Alor

Pemprov NTT Rekomendasi 7 Lokasi Pasir di Manggarai

rekomendasi pengambilan dan pemanfaatan batuan di tujuh lokasi penambangan pasir yang ada di Kabupaten Manggarai.

Pemprov NTT Rekomendasi 7 Lokasi Pasir di Manggarai
POS KUPANG/ARIS NINU-
Inilah lokasi tambang Pasir di Wae Reno, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai yang dipolice line aparat Penyidik Polres Manggarai. Di lokasi ini belum ada ijin penambangan dari Pemprov NTT. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, RUTENG--Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT telah mengeluarkan surat rekomendasi pengambilan dan pemanfaatan batuan di tujuh lokasi penambangan pasir yang ada di Kabupaten Manggarai.

Ketujuh lokasi tambang pasir yang mendapatkan rekomendasi melalui surat yang ditandatangani Gubernur NTT,Drs.Frans Lebu Raya kepada Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus,S.H, M.H.

Rekomendasi itu yakni pertama, Kelompok Penambang Pasir Wae Pesi di Mondo dan Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok dengan luas lahan 18. 73 Ha.

Kedua, Koperasi Tambang Pasir Weol Ndung di Kelurahan Wae Belang dan Desa Meler, Kecamatan Ruteng dengan luas 9,42 Ha.

Ketiga, Koperasi Produsen Tambang Pasir Tuke Nikit di Nterlango, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng dengan luas 0,5 Ha.

Keempat Kelompok Pertambangan Rakyat Taga di Taga,Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, dengan luas 0,3 Ha.

Kelima, penambang kelompok Wae Reno,Desa Ranaka, Desa Ranaka,Kecamatan Wae Ri'i dengan luas 4,34 Ha.

Keenam, Penambang Kelompok Jari Tai Wade di Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i, dengan luas 0,6 Ha.

Ketujuh, penambang Yesualdus Nggong Palaka Tengko di Tondang, Desa Paka, Kecamatan Satar Mese dengan luas 0,25 Ha.

Demikian surat rekomendasi Gubernur Lebu Raya yang diperoleh Pos Kupang dari Kabag Ekonomi Setda Manggarai, Maksimus Man, S.E di Kantor Bupati Manggarai,Rabu (25/10/2017) sore. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help