PosKupang/

Daeng Masiga Ditemukan Tak Bernyawa di Laut Flores, Diduga Terjatuh dari Kapal Sinar Iksan

Korban diduga tewas terjatuh dari Perahu Motor, Sinar Iksan, yang dinakhodai Baso Tini pada Kamis (19/10/2017) sekira pukul 04.00 Wita.

Daeng Masiga Ditemukan Tak Bernyawa di Laut Flores, Diduga Terjatuh dari Kapal Sinar Iksan
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Tim Gabungan Aparat Kepolisian, Angkatan Laut dan masyarakat, Selasa (24/10/2017), mengvakuasi jenazah Daeng Masiga yang diduga terjatuh dari KMP Sinar Iksan pada Kamis (19/10/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM, MBAY - Daeng Masiga (70), warga Kayuadi, Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan tak bernyawa, Selasa (24/10/2017) sekira pukul 09.00 Wita.

Korban ditemukan seorang nelayan bernama Muhamad Basri di Laut Flores, sebelah Barat Pulau Palue, sekitar 40 mil dari Pelabuhan Maropokot, Nagekeo, NTT, Selasa (24/10/2017).

Baca: Remaja Manggarai Yang Diduga Depresi Ternyata Memiliki Akun FB, Ini Postingan Terakhirnya

Korban diduga tewas terjatuh dari Perahu Motor, Sinar Iksan, yang dinakhodai Baso Tini pada Kamis (19/10/2017) sekira pukul 04.00 Wita.

Jenazah Daeng Masiga
Jenazah Daeng Masiga (POS KUPANG/ADIANA AHMAD)

Berdasarkan keterangan dari Baso Tini kepada pihak Kepolisian Sektor Aesesa via sambungam telepon, Selasa (24/10/2017) malam, korban baru diketahui hilang oleh awak kapal pada Kamis sekira pukul 07.00 Wita ketika hendak minum kopi.

Awak kapal melakukan pencarian di kapal. Namun tidak ditemukan. Nakhoda memutuskan balik arah dan melakukan pencarian rute yang dilalui.

Baca: Inilah yang Terjadi Ketika Gempa Guncang Ende Flores Selasa Malam

Namun upaya pencarian tidak juga berhasil. Nakhoda kemudian menghubungi pihak keluarga di Kayuadi untuk membantu pencarian.

Upaya pencarian juga menemukan jalan buntu hingga akhirnyan pada Selasa (24/10/2017), seorang nelayan bernama Muhamad Basri menemukan korban dalam keadaan tak bernyawa dalam posisi telungkup tersangkut di tali rompong nelayan dengan kondisi jenazah sudah membengkak dan salah satu tangan hilang.

Tim Gabungan Aparat Kepolisian, Angkatan Laut dan masyarakat, Selasa (24/10/2017), melakukan evakuasi jenazah Daeng Masiga yang diduga terjatuh dari KMP Sinar Iksan pada Kamis (19/10/2017) pagi.
Tim Gabungan Aparat Kepolisian, Angkatan Laut dan masyarakat, Selasa (24/10/2017), melakukan evakuasi jenazah Daeng Masiga yang diduga terjatuh dari KMP Sinar Iksan pada Kamis (19/10/2017) pagi. (POS KUPANG/ADIANA AHMAD)

Menurut Baso Tini, KM Sinar Iksan bertolak dari Kayuadi pada Rabu (18/10/2017) sekira pukul 07.00 Wita dan seharusnya tiba di Pelabuhan Maropokot pada Kamis (19/10/2017) siang.

Baca: Lahir Dempet Perut, Dua Saudara Ini Tolak Operasi, Mulai Mandi hingga Naik Sepeda Dilakukan Sendiri

Kapolsek Aesesa, Ahmad, S.H yang ditemui di Pelabuhan Maropokot, Selasa (24/10/2017), mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, dirinya bersama anggota dan nelayan langsung menuju TKP. Dan sekira pukul 18.00 Wita jenazah tiba di Pelabuhan Maropokot, langsung dibawa ke Puskesmas Danga di Aeramo untuk dilakukan visum.

Setelah visum jenazah diserahkan kepada keluarganya. (*)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help