PosKupang/

Komunitas Leko Ajak Siswa Seminari Ini Menjadikan Rasa Bersalah Sebagai Inspirasi Menulis

Acara diawali dengan suguhan orkestra dan pembacaan puisi oleh siswa Seminari Lalian sebagai ucapan selamat datang.

Komunitas Leko Ajak Siswa Seminari Ini Menjadikan Rasa Bersalah Sebagai Inspirasi Menulis
POS KUPANG/EDY BAU
Koordinator Komunitas Leko, Herman Efriyanto Tanouf menyerahkan cendera mata kepada perwakilan seminaris. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA--Bertempat di Aula Seminari Menengah St.a Maria Immaculata Lalian-Atambua, Sabtu (21/10/2017) malam, Komunitas Leko menyelenggarakan diskusi kepenulisan bertajuk: “Mewartakan atau Mengejar Prestise: Tantangan Menulis Bagi Calon Imam Generasi Milenial.”

Diskusi yang berlangsung selama lebih dari dua jam ini melibatkan seluruh siswa Seminari Lalian, Komunitas Leko dan Komunitas Sastra Seminari Lalian.

Acara diawali dengan suguhan orkestra dan pembacaan puisi oleh siswa Seminari Lalian sebagai ucapan selamat datang kepada para pembawa materi.

Para siswa Seminari Lalian menunjukkan antusiasme yang amat besar selama berlangsungnya diskusi.

Berbagai pertanyaan dilontarkan kepada para pembawa materi yang semuanya adalah alumni Seminari Lalian.

Menjawab pertanyaan peserta diskusi terkait cara menemukan inpirasi dalam menulis, Gusty Fahik, pegiat Komunitas Leko, mendorong para siswa Seminari agar tidak terjebak dalam istilah-istilah teknis yang kadang justru menjadi beban bagi para penulis untuk mulai menulis.

“Ketika kalian bangun pagi dan mendapati dirimu terlambat mengikuti doa pagi di kapela Seminari, lalu kalian dihantui perasaan bersalah sepanjang hari, itu adalah sebuah insprasi yang bagus untuk mulai menulis sebuah cerita pendek."

"Bahkan ketika kalian berjalan-jalan di taman dan mengagumi sekuntum bunga, karena bunga itu mengingatkan kalian pada sosok ibu kalian di rumah yang juga suka merawat bunga-bunga, itu sudah menjadi inspirasi untuk menulis sebuah karya sastra."

Suasana diskusi Komunitas Leko bersama calon imam di Aula Seminari Menengah Sta. Maria Immaculata Lalian-Atambua, Sabtu (21/10/2017) malam.
Suasana diskusi Komunitas Leko bersama calon imam di Aula Seminari Menengah Sta. Maria Immaculata Lalian-Atambua, Sabtu (21/10/2017) malam. (POS KUPANG/EDY BAU)

Inspirasi hanyalah sebuah istilah. Jangan menjebak diri dengan istilah yang kalian bayangkan seolah-olah sesuatu yang luar biasa mesti terjadi sebagai momen turunnya inpirasi”, tegas Gusty Fahik dalam penjelasannya.

Halaman
12
Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help