PosKupang/

Seminar Kerukunan Antarumat Beragama, Kabupaten Kupang Jadi Rumah Bersama

Seminar kerukunan antarumat beragama berlangsung di Oelamasi, Kabupaten Kupang, Kamis (19/10/2017).

Seminar Kerukunan Antarumat Beragama, Kabupaten Kupang Jadi Rumah Bersama
Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno (kedua dari kanan) ketika membuka seminar sehari tentang kerukunan antarumat beragama di Kantor Bupati Kupang, Kamis (19/10/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Pemerintah Kabupaten Kupang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang menggelar seminar sehari tentang kerukunan antarumat beragama.

Seminar yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kupang, Drs. Korinus Masneno dimaksudkan untuk mencari solusi terbaik dalam hal merajut kebersamaan di antara sesama umat beragama agar tetap aman dan damai.

Pemerintah mendorong semua tokoh agama dan elemen terkait untuk terus melakukan sosialisasi mengenai hidup toleransi sebagai warga negara yang baik karena Kabupaten Kupang merupakan rumah bersama.

Demikian benang merah hasil seminar sehari kerukunan antarumat beragama dalam rangkaian HUT ke-11 Kota Oelamasi, Kamis (19/10/2017).

Seminar ini menghadirkan para pembicara, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Dr. Meri Kolimon, Ketua FKUB Kabupaten Kupang, Pdt. Daniel Nenotek, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang, Sem Saitwan, akademisi, Dr. Kristian Liufeto, pejabat dari LAN RI, Tri Widodo dengan moderator, Aser Rihi Tugu di Kantor Bupati Kupang, Kamis (19/10/2017).

Pdt. Daniel Nenotek yang membawakan materi soal Radikalisme dalam Kristen menjelaskan, saat ini semangat toleransi di antara umat beragama mendapat tantangan yang luar biasa.

Semua elemen terus berupaya dengan melakukan sosialisasi mengenai kerukunan antarumat beragama agar semangat toleransi tetap lestari sepanjang masa.

Dalam ajaran Kristen, semangat cinta kasih menjadi hal dasar untuk umat dalam menghormati satu sama lain.

Prinsip kejahatan dibalas dengan kejahatan tidak boleh terjadi karena ada solusi yang mestinya ditempuh agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Halaman
123
Penulis: Edy Hayon
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help