Setelah Renggut Perawan Anak Gadisnya, Ayah Bejat ini Minta Jatah 3 Hingga 4 Kali Setiap Minggu

Setelah kejadian tersebut, REL malah keseringan minta 'jatah' ke anaknya yang masih di bawah umur tersebut.

Setelah Renggut Perawan Anak Gadisnya, Ayah Bejat ini Minta Jatah 3 Hingga 4 Kali Setiap Minggu
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi korban perkosaan. 

POS-KUPANG.COM, PASIRPANGARAIAN-- Untuk bisa mencabuli anak kandungnya sendiri, seorang ayah di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, mengancam anak kandungnya dengan ancaman yang mengerikan.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, melaui Paur Humas, Ipda Suheri Sitorus mengungkapkan, sesuai cerita Mawar ke ibunya, awal kejadian sekitar tahun 2014.

Ia menambahkan, kejadian tersebut terjadi ketika korban sedang mencuci piring. Saat itu sekitar pukul 15.00 WIB, ayahnya REL memanggil dirinya dan meminta korban memijat kepalanya.

Saat korban memijit kepalanya, ayahnya justru memegang-megang tubuh korban, termasuk daerah sensitif bagian dadanya. Mawar sempat menolak dan mengatakan "Jangan pak".

Bukannya takut, justru pelaku REL mengancam anaknya Mawar hingga korban harus mematuhi kehendak ayahnya. Kalau tidak mau menuruti, ayahnya mengancam akan membunuhnya beserta keluarganya.

"Mendengar ancaman tersebut korban merasa takut, dan tak berdaya untuk menghadapi perlakuan dari ayah kandungnya sendiri," katanya, Senin (16/10/2017).

Ipda Suheri menerangkan, Kejadian pertama hingga merenggut keperawanan Mawar bukanlah yang pertama dan terakhir.

Setelah kejadian tersebut, REL malah keseringan minta 'jatah' ke anaknya yang masih di bawah umur tersebut.

Bahkan Mawar, tambah Ipda suheri, dengan terpaksa harus melayani nafsu bejat ayahnya antara tiga sampai empat kali setiap minggu, sejak 2014 silam dan terakhir 30 September 2017, masih di rumah mereka sendiri, saat rumah sedang sepi.

"Karena tidak tahan dengan kelakuan bejat ayahnya, Mawar kabur dari rumahnya ke daerah Padang Lawas," imbuhnya.(*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved