PosKupang/

Waduh! Bangun Kampung Adat Tarung Sumbar, Bupati Harus Minta Kayu di Menteri Kehutanan

Ini penjelasan dari Bupati Sumba Barat terkait dengan niatnya untuk membangun kembali kampung Adat Tarung, Sumba Barat

Waduh! Bangun Kampung Adat Tarung Sumbar, Bupati Harus Minta Kayu di Menteri Kehutanan
POS KUPANG/PETRUS PITER
Suasana kebakaran Kampung Tarung di Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (7/10/2017). 

Laporan wartawan Pos Kupang, Petrus Piter

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Bupati Kabupaten Sumba Barat (Sumbar), Drs.Agustinus Niga Dapawole mengatakan membangun rumah adat kampung tarung adalah hal yang tidak sulit. Tradisi membangun rumah adat adalah warisan nenek moyang yang terus terpelihara hingga sekarang.

Namun menjadi soal saat ini, bahan bangunan terutama kayu sangat sulit diperoleh.

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole menyampaikan hal itu ketika ditemui disela-sela meninjau pembangunan los penampungan sementara korban kebakaran kampung Tarung di Waikabubak, Kamis (12/10/2017).

Menurut dia, jenis kayu yang dibutuhkan membangun rumah adat Tarung tidak sembarang kayu tetapi kayu jenis tertentu seperti masela.

Jenis kayu ini langka dan biasanya ada di kawasan taman nasional Manupeu Tanah Daru.

Karena itu, Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole berjanji akan menyurati kementerian kehutanan RI untuk mendapatkan ijin pengambilan kayu terbatas di kawasan hutan Manupeu Tanah Daru.

Bupati Niga Dapawole juga berharap kepada gubernur NTT, Drs.Frans Lebu Raya membantu memfasilitasi agar proses permohonan pengambilan kayu dalam kawasan hutan terwujud. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help