Terkait Kasus Tambak Garam di Sabu Raijua: Hakim Bersifat Imparsial

Ini penjelasan humas Pengadilan Negeri Kupang terkait dengan terdakwa kasus tambak garam dan embung bebas demi hukum

Terkait Kasus Tambak Garam di Sabu Raijua: Hakim Bersifat Imparsial
Pos Kupang/Gaudiano Colle
Terdakwa Nikodemus Tari dan Lewi Tandirura saat mengikuti persidangan kasus tambak garam 

Laporan Wartawan Pos Kupang Gaudiano Colle

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Para terdakwa kasus tambak garam dan embung di Sabu lepas demi hukum, Kamis (12/19/2017) siang. Sementara itu, kasus tersebut masih bergulir di persidangan.

Ketua Pengadilan Negeri Kupang melalui Humas Pengadilan Negeri Kupang, Jimmy Tanjung mengatakan bahwa hakim harus mendengarkan dan bersifat imparsial pada setiap pembuktian yang ada.

"Masalahnya adalah kalau ada pihak yang keberatan karena merasa tidak diberikan kesempatan yang sama dalam mengajukan alat bukti, maka kami dipermasalahkan tidak bersikap imparsial artinya tidak memihak dan tidak memberikan kesempatan dalam mengajukan pembuktian secara berimbang," ungkap Jimmy yang juga dihubungi Pos Kupang pada Kamis (12/10/2017).

Ketiga terdakwa tersebut adalah Lewi Tandirura, Nikodemus Tari, dan Lay Rohi. Berdasarkan informasi dari penuntut umum, ketiga dilepaskan demi hukum karena sudah melewati waktu tahanan dan tidak ada pejabat yang berwenang untuk tetap menahan. (*)

Penulis: Gaudiano Colle
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved