PosKupang/

Puluhan Ton Bawang Merah Malaka dan Belu Dieksport ke RDTL

Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu akhirnya juga bisa mengirimkan bawang merah menuju ke Timor Leste

Puluhan Ton Bawang Merah Malaka dan Belu Dieksport ke RDTL
Pos Kupang/Dion Kota
Staf ahli kementerian pertanian RI bidang infrastruktur Ani Andayani sedang menyerahkan bawang merah kepada directoral general of livestock dan veterinary, Joanita Bendita da costa do santos sebagai tanda simbolis lauching eksport bawang merah ke RDTL 

Laporan wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN - Sebanyak 30 ton bawang merah jenis Bima Berebes dari Kabupaten Malaka dan Belu, Kamis (12/10/2017) dieksport ke negara tetangga Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Secara simbolis, launcing eksport bawang merah ditandai dengan penyerahan 2 Kg bawang merah yang dilakukan oleh staf ahli kementerian pertanian RI bidang infrastruktur, Ani Andayani kepada Directoral general of livestock dan veterinary, Joanita Bendita da costa do santos di titik nol batas negara RI-RDTL, PLBN Motamasin.

Hadir dalam kegiatan tersebut, staf alih kementerian pertanian RI bidang infrastruktur, Ani Andayani, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, Bupati Belu Wilybrodus Lay, Plt Bupati Sabu Raijua,Drs Nikodemus Rihi Heke, Kepala Dinas Pertanian NTT Yohanes Tay Ruba, Dandim 1605 Belu, Let. Czi. Nurdhin Adi Nugroho dan para pimpinan OPD lingkup pemkab Malaka.

Sementara dari RDTL, dihadiri Directoral General of Livestock dan Veterinary, Joanita Bendita da costa do santos, Secretary General, Cesar Jose Da Cruz, Head of Departerment of Abattoir, Industry and Livestock Product Business, Carlos Antunes Amaral dan beberapa pejabat negara RDTL lainnya.

Usai lauching eksport bawang merah secara simbolis, staf alih kementrian pertanian RI bidang infrastruktur, Ani Andayani menyerahkan sertifikat kualitas bawang berstandart internasional kepada Bupati Malaka dan Bupati Belu.

Ani mengatakan, bawang hasil produksi dari kabupaten Malaka dan Belu memiliki kualitas internasional sehingga dieksport ke RDTL.

Untuk kerjasama eksport bawang merah, ditargetkan akan dilakukan ekport bawang merah sebanyak 200 ton ke RDTL hasil produksi dari kabupaten Belu dan Malaka.

Proses eksport akan dilakukan dalam beberapa tahap sesuai kesepatan dengan pihak inportir dari RDTL.

" Kita jual bawang merah ke RDTL dengan harga Rp. 15.600 per Kg-nya. Kita berharap, ke depan bukan hanya bawang merah yang akan di eksport ke RDTL, tetapi juga komoditi lainnya seperti jagung dan unggas," ungkap Ani

Sementara itu, Directoral general of livestock dan veterinary, Joanita Bendita da costa do santos mengucapkan terima kasih atas inisiatif eksport bawang merah ke RDTL yang digagas oleh pemerintah Indonesia.

Ia mengatakan, kegiatan eksport dari Indonesia bertujuan untuk membangun dan memberdayakan potensi yang berada di daerah perbatasan.

" Ke depan kita akan melakukan diskusi lebih mendalam antara kementerian pertanian RI dan kementerian pertanian dan perternakan RDTL untuk membahas beberapa kerjasama di bidang pertanian, perternakkan dan kesehatan hewan. Kami berharap di waktu yang akan datang juga bisa melakukan eksport ke Indonesia," ungkap Joanita. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help