PosKupang/

Pasca OTT, KPK Periksa 12 Saksi terkait Proyek Dinas PUPR

diduga pemberian fee sebesar Rp400 juta terkait dengan proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp3,2 miliar.

Pasca OTT, KPK Periksa 12 Saksi terkait Proyek Dinas PUPR
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

POS KUPANG.COM - - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 12 saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

"Sejak Senin (9/10) penyidik memeriksa sejumlah saksi di Kantor Brimob Polda Sumut. Hari ini penyidik memeriksa 12 orang saksi untuk semua tersangka kasus tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu.

Febri mengatakan 12 saksi yang diperiksa itu berasal dari unsur swasta dan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Batubara.

"Penyidik mendalami informasi terkait proyek-proyek pengadaan pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Batubara," ujar Febri.

KPK juga tengah mendalami aliran dana dalam kaus tersebut.

"Penyidik mendalami terkait aliran dana dan proses pemenangan dalam pengadaan proyek-proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Batubara," kata Febri.

KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu.

Diduga sebagai pihak penerima, yaitu Bupati Batubara nonaktif OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady, dan pemilik diler mobil Sujendi Tarsono alias Ayen.

Kemudian diduga sebagai pihak pemberi, yakni dua orang kontraktor masing-masing Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar

Dalam OTT terkait kasus itu, total KPK mengamankan uang tunai senilai Rp346 juta.

Halaman
12
Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help