PosKupang/

Luar Biasa! Meski Lahir di Sabah, Malaysia Pater Pice Ditahbiskan di Riangkemie, Diutus ke Ghana

Inilah sosok imam baru yang dilahirkan di Sabah, Malaysia lalu dithabiskan di Kampung halaman di Riangkemie lalu diutus ke Ghana

Luar Biasa! Meski Lahir di Sabah, Malaysia Pater Pice Ditahbiskan di Riangkemie,  Diutus ke Ghana
Pos Kupang/Feliks Janggu
Pater Pice Welan bersama keluarga memasuki tenda pesta Kamis (12/10/2017)

Sebuah perjalanan panjang. Dilahirkan 19 Mei 1985 di Sabah Malaysia.

Setelah melalui pendidikan imam, ia ditabiskan bersama 12 rekan imam SVD lainnya di Ledalero Maumere Sabtu (7/10/2017) oleh Mgr.Hilarion Donatus Lega, Pr.

Anak keempat pasangan Antonius Kemeban Welan dan ibu Martina Hingi Piran (almarhumah).

Ia mengenyam pendidikan dasar di Malayasia. Kemudian memasuki usia SMP, ia kembali ke kampung halamannya.

Pater Pice bersekolah di SMPK Santa Maria Goreti Riangkemie. Seminari Menengah San Dominggo Hokeng dan sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero Maumere.

Setelah mengikuti formasi yang panjang di seminari, akhirnya Pater Pice memutuskan mengucapkan janji kekalnya 15 Agustus 2015 lalu.

Kemudian ditabiskan menjadi diakon 12 Juni 2017 dan puncaknya ditahbiskan menjadi imam 7 Oktober 2017.

Oleh tarekatnya, Pater Pice diutus jauh dari kampung halamannya Riangkemie Flores Timur ke Ghana di Benua Afrika. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help