PosKupang/

Luar Biasa! Meski Lahir di Sabah, Malaysia Pater Pice Ditahbiskan di Riangkemie, Diutus ke Ghana

Inilah sosok imam baru yang dilahirkan di Sabah, Malaysia lalu dithabiskan di Kampung halaman di Riangkemie lalu diutus ke Ghana

Luar Biasa! Meski Lahir di Sabah, Malaysia Pater Pice Ditahbiskan di Riangkemie,  Diutus ke Ghana
Pos Kupang/Feliks Janggu
Pater Pice Welan bersama keluarga memasuki tenda pesta Kamis (12/10/2017)

Rahmat iman dan imamat yang diperoleh cuma-cuma, kata Romo Donatus, harus juga dengan sukacita dibagikan cuma-cuma di tempat misi di Ghana.

Romo Donatus memuji keberanian Pater Pice memutuskan menjadi imam Tuhan, meski melalui banyak rintangan dalam perjalanan panggilan.

Selama itu pula, kata Romo Donatus, Pater Pice sudah mengalami kehidupan bersama dengan Tuhan.

Pater Pice, kata Romo Donatus adalah imam ke-15, buah rahim Paroki Riangkemie.

Ia memuji betapa Paroki Riangkemie telah menyumbangkan banyak putra terbaik untuk melayani di jalan Tuhan.

Romo Donatus berpesan agar Pater Pice selalu menghadirkan diri di hadapan Allah, menjadikan Kitab Suci sebagai pelita dan terang dalam hidup.

Drama kisah hidup Pater Pice yang lahir dan besar di perantauan bersama keluarganya sentak membuat ribuan umat terhenyak.

Diam, sesekali mengeluarkan suara dan tertawa. Drama singkat yang dibawakan suster Novisiat Putri Reinha Rosari (PRR) sekaligus mengundang decak kagum.

Sebagian tertawa, tetapi sebagian terdiam. Para suster mengisahkan pergulatan Pater Pice antara terus berada di Perantauan atau kembali ke Flores untuk meraih cita-citanya.

Pater Pice diketahui Lahir di Sabah Malasysia. Ia menggabiskan masa kecil di sana, sampai menghabiskan sekolah dasar.

Halaman
123
Penulis: Felix Janggu
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help