PosKupang/

Neltji Kaget Saat Tahu Persyaratan Adopsi Anak Ternyata Seperti Ini

Ini yang dirasakan warga terkait dengan keinginan untuk mengadopsi anak yang ditemukan dekat Bandara El Tari Kupang

Neltji Kaget Saat Tahu Persyaratan Adopsi Anak Ternyata Seperti Ini
Pos Kupang/Andri Atagoran
Bayi yang ditemukan di semak-semak saat dirawat di RSB Titus Uly Kupang, Selasa (10/10/2017) 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kasus penemuan bayi di semak-semak belakang Pos Polisi Militer (Pos POM) Bandara El Tari Kupang, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 08.30 Wita telah membuat heboh masyarakat Kota Kupang.

Sejumlah warga pun bergegas menuju rumah sakit dan lembaga sosial untuk mengadopsi anak tersebut.

Satu di antaranya adalah warga Kelurahan Oebufu, Neltji Amnifu yang kaget setelah mengetahui persyaratan adopsi anak saat dirinya menanyakan prosedur adopsi anak ke kantor Dinas Sosial Provinsi NTT (Dinsos NTT).

"Saat mengetahui ada kabar tersebut dan kebetulan saya mau mengadopsi anak tersebut, tapi saya kaget setelah mengetahui persyaratannya yang cukup panjang," kata Neltji.

Ternyata status anak tersebut adalah anak negara sehingga tetap dibawah penanganan dinas sosial selama tiga bulan sambil menunggu laporan atau pengaduan.

Neltji mengaku dirinya sempat patah semangat saat mendengar informasi tersebut.

Meskipun demikian dirinya tetap mematuhi semua peraturan yang ada untuk tetap menjaga kesempatan dapat mengadopsi anak tersebut.

"Dengan niat baik yang tulus saya berharap untuk bisa mengadopsi anak itu sekarang juga tetapi apa pun peraturannya saya tetap mematuhi demi menghindari konsekuensi yang tidak dinginkan ke depannya," kata Neltji.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinsos NTT, Silvester Sili Osan mengatakan, sejak penemuan bayi itu viral di media sosial banyak pihak yang sudah berniat mengadopsi anak tersebut.

"Beberapa orang yang punya niat sudah datang menanyakan prosedur, tapi memang prosedurnya cukup sulit dan memakan waktu yang lama jadi kita ikuti saja prosedurnya," kata Silvester. (*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help