PosKupang/

Labkes Provinsi NTT Punya Cara Sendiri Untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Labor

Ini penjelasan dari Kepala Labkes Provinsi NTT terkait dengan pelatihan bagi petugas labor yang tengah berlangsung

Labkes Provinsi NTT Punya Cara Sendiri Untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Labor
Pos Kupang/Maria A.E. Toda
Kadinkes Provinsi NTT dr. Kornelis Kodi Mete (kedua dari kiri) beserta kepala UPT. Labkes Drs. Agustinus Sally dan mantan kepala UPT Labkes berfoto bersama peserta pelatihan mikroskopis di UPT Labkes Rabu (11/10/2017). 

Laporan Reporter Pos Kupang, Maria.A.E.Toda

POS KUPANG.COM,KUPANG - Laboratorium Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan pelatihan petugas mikroskopis dalam diagnosa TB dengan strategi Dost bertempat di laboratorium kesehatan (Labkes) provinsi NTT selama 5 hari (11-15 Oktober 2017).

Kepala Labkes Agustinus Sally saat ditemui usai acara pembukaan pelatihan di ruang kerjanya Rabu (11/10/2017) mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para peserta yang merupakan tenaga laboratorium puskesmas yang berasal dari 5 kabupaten.

Peserta dari lima kabupaten, yakni: Belu, Alor, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya dan Sumba Barat khususnya kompetensi mengenai pendeteksian kuman Tubercolosis (TB) melalui mikroskop.

''Tenaga labratorium ini adalah garda terdepan dalam pemeriksaan dan pendeteksian kuman TB melalui mikroskop. Semua proses kan pasti melalui labratorium entah itu di tahap pemeriksaan, diagnosa sampai proses evaluasi. Jadi tenaga labor harus benar-benar berkompeten di bidangnya,'' ujar Agus.

Proses pemilihan peserta ini berdasarkan hasil seleksi dimana indikatornya adalah petugas yang belum mempunyai skill yang matang dalam hal pendeteksian TB melalui mikroskop dan juga petugas labor yang berasal dari daerah yang punya kasus TB terbanyak di NTT.

Output yang diharapkan adalah para peserta ini bisa mempunyai skill yang mumpuni dan benar-benar matang dalam mendeteksi kuman TB, mendiagnosa dan mengevaluasi pasien yang terkena TB melalui pengecekan mikroskop yang dilakukan melalui pengambilan sampel dara pada pasien.

Kepala dinas kesehatan provinsi NTT dr. Kornelis Kodi Mete dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan mengharapkan agar para peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga skill dan juga pengetahuan bisa diperoleh dapat dibagikan dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat.

''Ikutilah pelatihan ini dengan serius agar masyarakat juga nanti bisa merasakan manfaatnya. Mari kita bersama-sama tuntaskan TB ini,'' ujar Kornelis. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help