PosKupang/

Perlu Hati-Hati Juga Perabot Rumah yang Bisa Jadi Sumber Penyakit

Barang-barang ini sangat mungkin menjadi sumber penyakit buat anda. Perlu mewaspadainya

Perlu Hati-Hati Juga Perabot Rumah yang Bisa Jadi Sumber Penyakit
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM - Penularan penyakit bisa berasal dari mana saja, tetapi penyebab tersering sebenarnya ada di sekitar kita, terutama di rumah. Beberapa perabotan rumah yang dipakai sehari-hari merupakan tempat penyimpan kuman.

"Orang mengira dudukan toilet dan lantai adalah tempat paling kotor di sekitar rumah," kata ahli mikrobiologi Profesor Sally Bloomfield dari International Scientific Forum on Home Hygiene.

"Meskipun itu mungkin benar, dan semoga kita tidak menyentuhnya dengan tangan kita. Di sisi lain, pikirkan tentang tempat-tempat lain yang menyimpan kuman sebelum kita memegang makanan, menyentuh mulut, mata, hidung dan wajah."

Virus flu memang akan mati dalam waktu sebentar ketika berada di luar tubuh, namun virus norovirus bertahan berjam-jam, berhari-hari bahkan berminggu-minggu di permukaan yang kering.

"Hal utama yang perlu dilakukan adalah mencuci tangan secara teratur dan menjaga beberapa barang beresiko terpapar kuman seperti gagang pintu dan telepon genggam, sebersih mungkin," kata Sally.

Berikut beberapa barang di rumah yang harus diwaspadai...

1. Mikroba ponsel

Ini adalah kebiasaan baru manusia modern, membawa ponsel ke mana pun mereka pergi, termasuk ke toilet. Terbukti bahwa 90 persen orang di toilet menggunakan ponsel.

Kursi, pegangan pintu, wastafel dan keran toilet dapat terpapar kuman seperti E. coli (Escherichia coli), yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih dan penyakit usus, C. diff (Clostridium difficile) yang dapat menyebabkan diare, dan Acinetobacter yang dapat menyebabkan infeksi pernapasan menular."

Menurut Paul Matewele, ahli mikrobiologi, ponsel sangat berbahaya karena kita membawa barang tersebut ke mana-mana, menyentuh mereka terus-menerus dan menaruh ponsel di atas meja saat makan.

Halaman
123
Editor: marsel_ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help