Gempa di Lembata

BREAKINGNEWS: Ratusan Warga Mengungsi dan Lima Rumah Rusak Akibat Gempa Lembata

Ini penjelasan dari Wakil Bupati Lembata terkait dengan gempa bumi yang terjadi di daerah itu

BREAKINGNEWS: Ratusan Warga Mengungsi dan Lima Rumah Rusak Akibat Gempa Lembata
Istimewah
Peta lokasi gempa Lembata berkekuatan M=4.9 Selasa tanggal 10 Oktober 2017 pukul 06.23.47 WITA 

Laporan Reporter Pos Kupang, Maria A. E. Toda

POS KUPANG.COM, KUPANG - Lembata kembali diguncang gempa tektonik berkekuatan M=4.9 Selasa tanggal 10 Oktober 2017 pukul 06.23.47 WITA, setelah gempa sebelumnya yang terjadi Selasa pukul 02.19.42 WITA, dan pukul 02.27.43 WITA.

Akibatnya, terjadi kerusakan pada 5 rumah warga di kecamatan Ileape dengan rincian 4 rumah yang rusak dan semua di desa Bungamuda.

Sementara itu, di Ile Ape Timur baru terdata satu rumah yang rusak di Desa Lamawolo.

Hal ini disampaikan oleh wakil bupati Lembata Thomas Ola Langoday melalui pesan singkat group whatsApp BMKG Selasa (10/10/2017).

Selain rumah yang rusak masyarakat yang berasal dari beberapa desa sudah mengungsi ke kantor camat Ile Ape, terutama desa-desa yang secara topografi kemiringannya ekstrim (Waimatan,Lamagute, Napasabok, Mawa dan Bungamuda).

''Masyarakat mengungsi bukan karena aktivias gunung Ile Lewotolok tetapi murni mengungsi karena gempa yang dirasakan dengan durasi yang cukup lama, begitupun dengan bebatuan dari lereng ILe Lewotolok yang terlepas itu bukan karena aktivitas gunung tapi karena gempa,'' ujar Thomas.

Saat ini menurut Thomas ada 18 kepala keluarga tertampung di rumah jabatan bupati Lembata yang lama dengan jumlah jiwa 57 orang.

Di kantor camat ILEAPE ada 93 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 453 orang. Sementara di kantor camat ILEAPE Timur ada 161 jiwa. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved