Pemerintah Pusat ternyata Memberi Hadiah Ini Buat SMKN I Amarasi Barat

Ini penjelasan Kepala SMKN I Amarasi Barat terkait dengan bantuan dari Kemendikbud untuk sekolah itu

Pemerintah Pusat ternyata Memberi Hadiah Ini Buat SMKN I Amarasi Barat
IST
Bangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri, Amarasi Barat, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, rubuh ditiup angin kencang, Kamis, (27/7/2017) 

Laporan wartawan Pos Kupang, Edi Hayon

POS KUPANG.COM, AMARASI - Para siswa, guru-guru dan orangtua/wali SMKN I Amarasi Barat, Kabupaten Kupang saat ini boleh bernapas lega pasca robohnya gedung sekolah tersebut tanggal 26 Juli 2017 lalu.

Pasalnya, saat ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah mengucurkan dana pembangunan 4 unit ruang kelas baru (RKB), 2 ruang praktek dan satu ruangan kantor.

Direncanakan dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah secara layak.

Kepala SMKN I Amarasi Barat, Maher Kaseh, ketika dihubungi Pos Kupang, Senin (9/10/2017) menjelaskan, pasca robohnya gedung sekolah yang dipimpinnya akibat angin puting beliung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.

Upaya yang dilakukan pihak sekolah melalui komite membangun gedung darurat agar kegiatan belajar tidak macet.

Saat ini, kata Maher, pihaknya mendapat bantuan dari Kemendikbud untuk pembangunan gedung yang baru dimana ada 4 RKB, 2 ruang praktek dan 1 ruang kantor.

"Sejak gedung sekolah roboh dan para pihak datang lihat, sekarang sudah ada tindaklanjutnya. Dari Kemendikbud sudah luncurkan dana untuk pembangunan RKB, ruang praktek dan ruang kantor. Memang proses pembangunan belum jalan karena masih menyesuaikan dengan harga bahan bangunan. Jangan sampai bahan bangunan yang ada harga tinggi tidak sebanding dengan dana yang diberikan kementrian maka kita yang kesulitan," kata Maher.

Menurutnya, untuk proses pembangunan, sudah ada rencana akan dilakukan peletakan batu pertama oleh Kepala Dinas Pendidikan NTT, namun waktunya belum dipastikan.

Namun diharapkan pada Oktober 2017 ini sudah dilakukan peletakan batu pertama sehingga KBM sudah bisa berjalan di gedung baru apalagi menjelang musim hujan tiba anak-anak tidak mungkin tetap bertahan di gedung darurat yang dibangun swadaya.

Diberitakan sebelumnya, robohnya gedung SMKN I Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Rabu (26/7/2017) sekitar pukul 15.00 Wita membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) macet total. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help