PosKupang/

Sebaiknya Stop Mengucapkan Umpatan di Depan Anak

Demi pendidikan anak maka sebaiknya orangtua jangan pernah mengatakan sesuatu bersifat umpatan di depan anak

Sebaiknya Stop Mengucapkan Umpatan di Depan Anak
Shutterstock
Ilustrasi pertengkaran suami-istri 

POS KUPANG.COM - Meski sebagai orangtua Anda selalu mengajarkan pada anak untuk bertutur sopan tapi Anda sering mengumpat saat sedang kesal, maka anak juga akan meniru perilaku Anda.

Ketika tiba-tiba mobil Anda disenggol kendaraan lain atau berulang kali pekerjaan Anda diganggu oleh telemarketing kartu kredit, Anda mungkin akan kesal dan mengumpat. Tanpa sadar, ternyata ada si kecil yang menyimak kata-kata "baru" yang sebenarnya adalah umpatan.

Anak yang sedang belajar bicara senang dengan kata-kata umpatan, karena ia mendengar orang dewasa di sekitarnya mengucapkan kata itu dengan penekanan seiring dengan emosi yang menyertai.

"Anak biasanya mengembangkan kata-kata pertama mereka pada usia satu tahun dan mulai menggabungkan kata-kata di usia 18 bulan atau lebih awal," kata Toby Stephan dari Hanen Center, sebuah organisasi internasional yang ditujukan untuk mempromosikan kemampuan bahasa, keaksaraan, dan sosial.

"Mereka akan memilih kata-kata yang paling sering mereka dengar dan kata-kata yang diucapkan dengan gelora paling besar. Jadi, jika tidak ingin anak-anak Anda menggunakan kata-kata umpatan, berhenti memaki sebelum anak berusia satu tahun."

Anak-anak belajar kata-kata umpatan dengan cara yang sama seperti mereka mempelajari kata-kata lain: Mereka mengamati, mendengarkan, dan menyatukan suara. Mereka menggunakan isyarat non-verbal dan petunjuk konteks untuk mengetahui makna.

Hal itu sangat mudah dalam kasus kata-kata umpatan karena sering kali berfungsi sebagai ucapan emosional dan tidak memiliki terjemahan literal. Jika sering diulang, seorang anak akan mengetahui emosi yang terkait dan mulai mencoba. Perlu dicatat, kebiasaan akan berkembang dengan cepat.

"Mengubah perilaku bukanlah hal yang mudah dilakukan," kata Stephan. "Jika tujuan sebagai orang tua adalah 'Saya tidak ingin anak saya mengucapkan kata-kata umpatan', maka mulailah berhenti berkata kasar saat mereka dilahirkan. Jika tidak, butuh waktu untuk menghentikan diri Anda sendiri."

Beberapa orang tua tidak berhenti melontarkan kata kasar ketika sedang emosi hingga anak-anaknya mulai membentuk kata-kata.

Tapi bukan berarti itu terlambat. Jika si kecil sudah mulai mempelajari kata-kata umpatan dan mengulanginya, maka langkah terbaik adalah membiarkan.

Halaman
12
Editor: marsel_ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help