Bupati Belu Serahkan Aset Daerah kepada RRI Atambua

RRI harus menjadi corong informasi menjaga kedaulatan negara di perbatasan, selalu mendukung program pemerintah kabupaten Belu.

Bupati Belu Serahkan Aset Daerah kepada RRI Atambua
POS KUPANG/EDY BAU
Bupati Belu Willy Lay menyerahkan aset kepada Direktur Utama LPP RRI, M. Rohanudin, di kantor RRI Atambua, Rabu (4/10/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Bupati Belu Willy Lay secara resmi menyerahkan hibah asset berupa gedung kantor dan tanah kepada Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua.

Penyerahan hibah aset ini diserahkan secara langsung oleh Bupati Belu, Willy Lay kepada Direktur Utama LPP RRI, M.Rohanudin di kantor RRI Atambua, Rabu (04/10/2017).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, anggota dewan pengawas LPP RRI, Fredik Ndolu, Kepala Pusat Pemberitaan LPP RRI, Widi kuniawan, Staf ahli LPP RRI, Dedi suparman, Kepala RRI Ende, Forkopimda plus Kabupaten Belu, pimpinan BUMN, BUMD, serta pimpinan instansi vertikal Kabupaten Belu.

Bupati Willy dalam sambutannya mengatakan, penyerahan hibah aset kepada RRI Atambua merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu kepada RRI Atambua mengingat kehadiran RRI sangat berdampak bagi masyarakat.

Dikatakannya, RRI harus menjadi corong informasi menjaga kedaulatan negara di perbatasan, selalu mendukung program pemerintah kabupaten Belu.

"Semoga aset berupa gedung dan tanah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara baik oleh RRI demi kemajuan Kabupaten Belu, ini saya hanya melanjutkan dari pemerintahan sebelumnya," ungkapnya.

Bupati Belu Willy Lay menandatangani berita acara penyerahan hibah aset kepada LPP RRI Atambua, di kantor RRI Atambua, Rabu (4/10/2017).
Bupati Belu Willy Lay menandatangani berita acara penyerahan hibah aset kepada LPP RRI Atambua, di kantor RRI Atambua, Rabu (4/10/2017). (POS KUPANG/EDY BAU)

Direktur Utama LPP RRI, M.Rohanudin pada kesempatannya menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Belu yang telah menyerahkan hibah aset tersebut. Dikatakannya, sejalan dengan program pemerintah yang memberikan perhatian untuk daerah perbatasan maka managemen RRI juga mendukungnya.

LPP RRI, lanjutnya, telah hadir di seluruh daerah perbatasan Indonesia dan hingga saat ini terdapat 35 stasiun RRI perbatasan termasuk RRI Atambua.

Kehadiran RRI di daerah perbatasan, kata Rohanudin, untuk mengamankan negara sebagai sabuk pengaman informasi.

"Saya menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Belu karena telah menyerahkan hibah aset kepada RRI. Ini merupakan hal yang dasyat dan luar biasa, saya harap RRI Atambua dapat memanfaatkannya dengan baik untuk memberikan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat perbatasan," pungkasnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Belu, Drs Marsel Maumeta dalam laporannya mengatakan, proses hibah aset kepada RRI Atambua telah berlangsung selama tujuh tahun.

Dengan penyerahan hibah aset ini, maka gedung dan tanah secara resmi dimiliki oleh LPP RRI Atambua.

Pihaknya berharap agar dengan penyerahan dapat dimanfaatkan secara baik dan menjadi corong Pemkab Belu.

"Penyerahan hibah aset hari ini merupakan proses yang panjang. Ini bentuk dukungan pemerintah akan hadirnya RRI Atambua di daerah perbatasan. Semoga dapat dimanfaatkan secara baik oleh jajaran RRI Atambua, demi memajukan Kabupaten Belu menjadi lebih baik ke depan," katanya. (*)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help