Rekanan di TTU Tunjuk Sampel Hotmix kepada Jaksa Terkait Dugaan Penyelewangan Proyek Jalan

Hironimus Taolin menghadirkan jaksa, PPK, juga konsultan pengawas ke lokasi AMP dan lokasi pekerjaan jalan guna menepis dugaan penyelewengan

Rekanan di TTU Tunjuk Sampel Hotmix kepada Jaksa Terkait Dugaan Penyelewangan Proyek Jalan
teni jenahas
POS KUPANG/TENI JENAHAS COR JALAN -Karyawan PT Happy Jaya Abadi melakukan cor pekerjaan jalan untuk melihat ketebalan hotmix. Gambar diabadikan, Senin (2/10/2017). 

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU--Rekanan (kontraktor) yang mengerjakan pekerjaan ruas jalan dalam wilayah Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU langsung menunjukan sampel hotmix kepada jaksa dan PPK. Hal ini menunjukan profesionalisme dalam pekerjaan proyek jalan menggunakan dana APBD setempat.

Kontraktor pelaksana, Hironimus Taolin menghadirkan jaksa, PPK, juga konsultan pengawas ke lokasi AMP dan lokasi pekerjaan jalan guna menepis dugaan penyelewengan terkait pekerjaan proyek seperti disampaikan sejumlah anggota DPRD TTU.

Sebelumnya sejumlah anggota DPRD TTU mempersoalkan agregat yang digunakan pihak rekanan terkait pengerjaan sejumlah ruas jalan. Sesuai pengamatan anggota Dewan, bahan agregat yang digunakan rekanan bukan jenis agregat A.

Untuk membuktikan tudingan itu, pihak rekanan menghadirkan aparat kejaksaan, PPK, konsultan pengawas termasuk wartawan sama-sama pantau ke lokasi AMP serta pengecekan langsung ke lokasi pekerjaan jalan.

Seperti yang disaksikan, pekerjaan hotmix yang dikerjakan beberapa hari lalu pada ruas jalan menuju lokasi SMA Negeri 2, Kefamenanu di cor pakai mesin untuk diambil sampel bahan hotmix serta ketebalannya. Hasil cor ditunjukan kepada jaksa yang juga Kasi Intel Kejari TTU, Novantoro Catur Prabowo, S.H dan PPK, Anton Kapitan.

Sampel hotmix menunjukan komposisi campuran memenuhi spesifikasi, ketebalan hotmix 5 cm dan ketebalan agregat 15 cm. Ketebalan agregat hotmix diukur di lokasi di hadapan jaksa dan PPK.

Kontraktor juga menghadirkan jaksa, PPK dan konsultan pengawas ke lokasi mesin produksi bahan agregat dan hotmix (AMP) di wilayah Desa Naiola Timur sambil menjelaskan proses pembuatan agregat serta peralatan laboratorium. Proses pembuatan agregat gunakan alat canggih mesin blending.

Komposisi batu pasir dihitung pakai alat. Setelah diproses sampel agregat diuji di laboratorium milik rekanan diawasi konsultan pengawas. Setelah material dinyatakan layak barulah rekanan mengangkut menuju lokasi pekerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Anton Kapitan, mengatakan, material yang digunakan rekanan memenuhi spesifikasi karena diukur pakai alat serta uji laboratorium dan bukan hasil pengamatan.

Kasi Intel Kejari TTU, Novantoro Catur Prabowo, S.H, mengatakan, pihaknya hadir sebagai tim TP4D berperan memonitoring semua program pembangunan di daerah. Monitoring untuk melihat langsung kondisi pekerjaan dan jika a ada indikasi penyelewengan maka TP4D merekomendasikan kepada pemerintah segera perbaiki sebelum menimbulkan kerugian keuangan negara.

Terkait monitoring, Novantoro mengatakan, setelah dilakukan kros cek bersama PPK, material dan hasil pekerjaan di lapangan yang digunakan memenuhi spesifikasi. (jen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help