Berita Timor Rote Sabu

VIDEO: Kadis Dukcapil TTS Bilang Program Jebol Bisa Jaring Pemilih Pilkada TTS

Samuel mengatakan, jika blangko KTP habis maka pihaknya akan mengambil lagi blangko KTP.

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM, SOE--Kadis Dukcapil TTS, Samuel.Fallo, M.Si bilang program jebol alias jemput bola bisa menjaring pemilih Pilkada TTS 2018 mendatang.

Saat ini TTS sudah kebagian 2.000 blangko KTP yang siap disebarkan ke masyarakat.

Samuel mengatakan, kekosangan blanglo KTP yang dialami pekan lalu, sudah diatasi. "Kami sudah mengambil blanko KTP itu ke Jakarta sebanyak 2.000 blangko," kata Samuel, Senin (25/9/2017).

Dengan adanya blangko KTP itu maka pelayanan KTP untuk masyarakat TTS sudah bisa dilayani kembali.

Samuel mengatakan, 2.000 blangko KTP itu akan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, baik untuk yang baru mau membuat KTP maupun bagi masyarakat yang akan mengganti KTP karena jangka waktu berlakunya KTP itu sudah habis atau KTP nya rusak atau hilang.

"Sebanyak 2.000 blangko KTP itu paling dimanfaatkan selama 3 minggu. Karena dalam sehari pelayanan KTP sekitar 100-150 orang," kata Samuel.

Meski demikian Samuel mengatakan, jika blangko KTP habis maka pihaknya akan mengambil lagi blangko KTP.

"Pemerintah pusat sudah katakan bahwa setiap tanggal 20 setiap bulan, kami bisa berkordinasi dengan dukcapil NTT untuk meminta blangko KTP," kata Samuel.

Bagaimana upaya dukcapil untuk menjaring seluruh masyarakat TTS agar memiliki KTP, Samuel mengatakan, pihaknya menerapkan sistem Jebol yakni jemput bola.

"Kami gunakan sistem jebol, jemput bola ke deaa desa dengan menggunakan mobil keliling. Jadi kalau ada masyarakat yang tidak bisa ke Kota SoE untuk membuat KTP maka mobil keliling yang akan mendantangi mereka di desa," kata Samuel.

Setiap hari mobil keliling ini beroperasi dari desa ke desa.
Menurut Samuel hal ini dilakukan agar seluruh masyarakat TTS yang berhak mendapatkan KTP bisa terlayani dan bisa mengikuti Pilkada TTS 2018 mendatang.

"Kami optimis semua masyarakat TTS terjaring karena kita selalu lakukan jebol dari desa ke desa. Kami akan selalu melayani pembuatan KTP sepanjang blangko KTP tersedia," kata Samuel. (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved