PosKupang/

Saat Mengail Ikan di Laut, Hildegardis Memenangkan Undian Sepeda Motor di Pegadaian Maumere

Di dalam telepon genggamnya tersimpan pesan bahwa ia mendapatkan sebuah sepeda motor dari Pegadaian.

Saat Mengail Ikan di Laut, Hildegardis Memenangkan Undian Sepeda Motor di Pegadaian Maumere
Istimewa
Ilustrasi 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Dua  bulan  yang lalu,  Hildegardis (46), warga  Dusun Baluk, Desa Ipir, Kecamatan  Bola, Kabupaten  Sikka, menerima sebuah  pesan  singkat   (SMS) ketika pulang melaut  di  pantai   selatan.

Di dalam telepon  genggamnya tersimpan  pesan bahwa ia  mendapatkan sebuah  sepeda motor dari  Pegadaian.

 “Saat  itu,  saya baru  pulang  cari  ikan ( di laut). Istri menyatakan, ada pesan  dan  telepon  dari Pegadaian Maumere, mengabarkan  saya dapat  undian sepeda motor. Mereka  menanyakan  apakah benar,  ini nama saya, karena  namanya seperti  perempuan,” kisah  Hildegardis,  Minggu  siang  (23/9/2017)  di Hotel  Benggoan  Maumere.

Penasaran dengan penuturan istrinya, ia  menelepon kembali  kepada si penelpon. Ternyata benar ia  memenangkan sepeda motor.

“Mereka   tidak  percaya kalau nama tersebut milik seorang  pria.  Saya yakinkan  mereka bahwa  Hildegardis  itu  nama saya,” ujarnya usai menerima undian  sepeda motor kemarin.

Sekitar dua tahun yang lalu, Hilgardis menggadaikan sebatang gading sepanjang 1 meter lebih dan berat 15  kg  untuk mengambil  uang  Rp 6  juta.  Pembayaran bunga pinjaman sampai  selesai  dan  gadaian  terus berlanjut  sampai saat ini. 

Gading ini, kata  Hildegardis, merupakan  gading adat dibeli dari Adonara,  Flores Timur, untuk belis saudaranya yang beristri  warga Adonara. Sebab  belum  tersedia  balasan  adat kepada  keluarga  pria,  gading ini  belum  bisa diberikan.

Memikirkan keamanan  penyimpanan gading  yang saban hari selalu  dicuri,  Hildegradis dan keluarga menggadaikan ke Pegadaian  Maumere. Ternyata usahanya ini membawa  berkah kepadanya.

“Di Sikka  sering  terjadi  pencurian  gading. Daripada   dicuri,  lebih  baik kami gadaikan, bisa aman dari pencurian,” ujarnya.

Ia mengatakan Tuhan Maha Adil memberinya rezeki ini.  Selama dua  tahun, ia mengambil uang di  pegadaian untuk  memenuhi  kebutuhan dan  modal  usaha.  Ia  juga justru  dapatkan  rezeki.

Pimpinan Cabang  Pegadaian  Maumere,  Gunaji Agus Wibowo, menelepon pemenang  undian ini mengira pemenangnya perempuan. Berbicara  langsung dengan  Hildegradis, ia  yakin penerimanya seorang  pria berprofesi  nelayan.

 Ia  mengatakan,  uang yang dipinjam dari  pegadaian  nilainya sangat  kecil  dari  harga gading  yang digadaikan.   Untuk  ukuran  gading sepanjang satu meter,  pegadaian bisa memberi pinjaman  sampai  Rp 90 juta.

“Ini  baru undian periode pertama 2017. Periode kedua  dan selanjutnya akan menyusul,” ujar Gunaji  pada  penyerahaan undian dalam lomba mengambar untuk  kelompok Paud, TKK dan SD. (*) 

Penulis: Eugenis Moa
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help