Tak Mau Dikasihani, Penyandang Disabilitas Asal Sabu Ini Bekerja Sebagai Penggali Sumur

Dia menderita kaki kanan mengecil dan pendek. Kondisi yang ia sebut musibah itu, menimpanya 20 tahun lalu.

Tak Mau Dikasihani, Penyandang Disabilitas Asal Sabu Ini Bekerja Sebagai Penggali Sumur
facebook/Mance Nelson I
Marthinus Pa Reke 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Memiliki tubuh cacat tidak membuat Pa Reke (62) minder dan pasrah. Penyandang disabilitas ini menekuni pekerjaan yang sangat berisiko, yakni penggali sumur.

Pekerjaan tersebut sudah dilakukannya bertahun-tahun.

"Saya tidak butuh dikasihani, tetapi saya butuh pekerjaan yang halal," tegas Pa Reke.

Marthinus Pa Reke
Marthinus Pa Reke (facebook/Mance Nelson I)

Siapa Pa Reke?

Terlahir dan dibaptis dengan nama Marthinus Pa Reke. Dia berasal dari Desa Gurimonearu, Kecamatan Hawu Mahara, Kabupaten Sabu Raijua, Pulau Sabu.

Pa Reke mememiliki seorang istri dan 8 anak.

Dia menderita kaki kanan mengecil dan pendek. Kondisi yang ia sebut musibah itu, menimpanya 20 tahun lalu.

Meski kaki cacat, bukan menjadi penghalang bagi dia untuk bekerja. Dengan berbekal peralatan seadanya, seperti linggis dan hamar seberat 5 Kg dan 10 kg serta pahat besi, Pa Reke menggali sumur.

Screenshot status facebook Mance Nelson I
Screenshot status facebook Mance Nelson I (istimewa)

Sudah banyak sumur yang ia gali. Tidak saja di Sabu, melainkan di Kota Kupang dan Tilong, Kabupaten Kupang.

Semua sumur yang digali memiliki air. Hasil karyanya telah dinikmati banyak orang.

Halaman
123
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help