Home »

Video

Berita Timor Rote Sabu

VIDEO: TTS Kehabisan Blangko KTP Elektronik, Ini Penjelasan Dinas Kependudukan

Untuk mengatasinya, pihak dinas kependudukan dan catatan sipil sedang ke Jakarta untuk mengambil blangko dimaksud.

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM, SOE--Blangko KTP di Kabupaten TTS habis. Untuk mengatasinya, pihak dinas kependudukan dan catatan sipil sedang ke Jakarta untuk mengambil blangko dimaksud.

Disaksikan Pos Kupang, pekan lalu sekitar pukul 14.30 Wita, petugas hanya melayani sejumlah warga yang akan membuat KTP. Antrian tidak sebanyak hari-hari sebelumnya.

Kepala dinas kependudukan dan catatan sipil, Drs. Samuel I Fallo, M.Si melalui Sekretaris Denny Nubatoris,S.Sos dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, pelayanan pembuatan KTP kemungkinan hanya bisa terlayani sampai Jumat.

Pasalnya blangko TKP yang dimiliki sekitar 10.000 blangko sudah.terpakai dan kini tersisa hanya sekitar 50 blangko cadangan.

"Hari ini hanya ada blangko cadangan 50 blangko. Pasti hari ini sudah akan terpakai habis," kata Denny, Jumat (15/9/2017) sore.

Menurut Deny, rata-rata penggunaan blangko KTP setiap hari sekitar 150-200 blangko. Waktu tertentu jika ramai maka bisa 200 lebih blangko KTP yang keluar.

Mengantisipasi ketiadaan blangko KTP di TTS, demikian Deny, sudah ada tim ang berangkat ke Jakarta untuk mengambil blangko KTP.

"Prinsipnya kita jemput bola, biasanya kita dapat 1.000 blangko. Kita harus ke Jakarta mengambilnya disana karena kalau menunggu pengiriman blangko dari Jakarta pasti kita dapat komplain masyarakat," jelas Denny.

Menurut Denny, selain melayani pembuatan KTP di kantor, pihaknya juga melayani masyarakat dengan mobil keliling dari kecamatan ke kecamatan. Rata rata pelayanan dnegan mobil keliling sekitar 50-an warga per hari.

Ditanya waktu pembuatan KTP, Deny mengatakan, karena menggunakan sistem online maka tergantung dari signal.

"Sama seperti HP, kalau memang signalnya parah ya parah juga. Kalau signal baik maka satu hari itu lama, 6 menit saja pembuatan KTP sudah selesai.

Deny menjamin tak ada pungutan liar dalam proses pembuatan KTP. Jika ada petugas yang lekaukan pungli, Deny meminta masyarakat melaporkan hal itu.

"Tak ada pungli, masyarakat datang bawa dokumen sesuai syarat, KTP jadi dan masyarakat bawa pulang secaracgratis," kata Deny. (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help