PosKupang/

Punya Istri Lebih dari 120 Orang, Pengakuan Kontraktor Ini Mengejutkan!

Yang mengejutkan adalah semua istri dari pria ini bahkan sudah saling tahu satu sama lain dan hubungan mereka baik-baik saja.

Punya Istri Lebih dari 120 Orang, Pengakuan Kontraktor Ini Mengejutkan!
istimewa
Tambon Prasert bersama seorang istrinya 

POS KUPANG.COM - Poligami merupakan perbuatan yang dianggap illegal di Thailand.

Namun hal itu tidak menghentikan keinginan pria ini untuk punya banyak istri.

Bahkan pria ini telah menikahi lebih dari 100 wanita, tepatnya 120 wanita, dan telah memiliki 28 anak dari pernikahannya tersebut.

Yang mengejutkan adalah semua istri dari pria ini bahkan sudah saling tahu satu sama lain dan hubungan mereka dengan istri yang lainnya baik-baik saja.

Tambon Prasert adalah nama pria tersebut.

Tambon Prasert, kontraktor di Thailand
Tambon Prasert, kontraktor di Thailand (istimewa)

Ia bekerja sebagai kepala distrik Phromnee, di provinsi Nakorn Nayok, Thailand, sekitar 90 km dari Bangkok.

Baru-baru ini Tambon dipaksa untuk mengakui bahwa dia telah secara ilegal menikahi lebih dari 100 istri.

Kabar pernikahannya yang terkesan diam-diam ini rupanya telah diketahui oleh wartawan yang diberi tahu tentang hal tersebut oleh sumber yang dipercaya.

Politisi lokal berusia 58 tahun sekaligus pemilik bisnis konstruksi yang sukses ini langsung menyambut baik para awak media di rumahnya untuk menjelaskan bagaimana kehidupan keluarganya, setelah mereka semua pergi ke Kota Phromnee untuk mengkonfirmasikan hal ini.

Ketika ditanya apakah memang benar bahwa dia memiliki lebih dari 100 istri, Prasert secara terang-teragan mengatakan "Saya memiliki 120 istri dan 28 putra dan putri".

Prasert mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya pertama kali menikah di usia yang sangat muda, yakni saat baru berusia 17 tahun.

Tambon Prasert bersama seorang istrinya
Tambon Prasert bersama seorang istrinya (istimewa)

"Pernikahan pertamaku adalah saat aku berumur 17 tahun," kenangnya.

Halaman
123
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help