PosKupang/

Celaka Benar! Kebakaran Hebat Melanda Hutan di Lembata dan Tidak Diketahui Penyebabnya

Ini yang terjadi di Lembata dalam beberapa pekan terakhir. Kebakaran hutan tidak diketahui penyebabnya

Celaka Benar! Kebakaran Hebat Melanda Hutan di Lembata dan Tidak Diketahui Penyebabnya
teni jenahas
POS KUPANG/TENI JENAHAS TERBAKAR -Kawasan hutan lindung di depan Unimor Terbakar, Selasa (22/8/2017). 

Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Dalam beberapa pekan terakhir, kebakaran hebat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lembata. Si jago merah itu melahap area hutan pada dua wilayah desa, yakni Pada dan Waijarang, Kecamatan Nubatukan.

Disaksikan Pos Kupang, kobaran api menjilat deretan bukit di wilayah tersebut. Asap mengepul dan membumbung tinggi lantaran ditiup angin kencang. Tak sebatang pohon pun yang selamat dari lidah api itu.

Meski kobaran api mengancam pemukiman penduduk di Desa Waijarang, tapi tak seorang warga pun yang peduli atas kondisi tersebut.

Baik siang maupun malam hari api terus menjalar dan melahap habis hutan di sekitar desa itu.

Atas kondisi tersebut, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur terpaksa angkat bicara. Ia menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata segera mengambil tindakan konkrit untuk memadamkan kobaran api.

Saat memimpin rapat di Aula Kantor Bupati Lembata, Senin (11/9/2017) Bupati Sunur memerintahkan Kepala BPBD Kabupaten Lembata, Roli Betekeneng bersama Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Lembata, Mikhael Bala secepatnya menanggulangi peristiwa itu.

"Saat daerah ini dilanda kekeringan yang makin parah, kebakaran juga dibiarkan saja. Saya minta agar BPBD dan Satpol PP segera mengambil tindakan konkrit untuk memadamkan api," ucap Bupati Sunur.

Ia mengatakan, kebakaran hebat yang melanda Lembata akhir-akhir ini, mestinya tidak dibiarkan begitu saja. Instansi teknis, terutama BPBD harusnya tidak membiarkan keadaan itu.

Segala cara harus dilakuan untuk mengatasi masalah tersebut.
Ia berharap peristiwa kebakaran hutan itu menjadikan BPBD lebih produktif dalam melakukan tindakan lapangan dan segera meminta dukungan pemerintah pusat untuk mengatasi hal tersebut. "Kejadian seperti ini jangan didiamkan," tegas Bupati Sunur.

Ia juga meminta Satpol PP agar memantau seluruh situasi di daerah itu. Bila ada peristiwa kebakaran, maka segera mengatasinya. Berkoordinasi selalu dengan BPBD sehingga penanganan kebakaran lebih mudah.

Hingga saat ini belum diketahui pasti sebab musebab kebakaran tersebut. Berbagai sinyalemen menyebutkan kebarakan itu akibat ulah oknum tertentu yang sengaja membakar hutan di wilayah tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help